Tentang  nilai berikut Niat?


amalan baik dan ketataan sangat mudah dikerjakan oleh orang baik maupun fajir!,  sementara menjauhi laranganNya hanya sanggup dijalani para shadiq –  Asroralmuqorrobien

tidak semua ketaatan dari amalan baik dapat memberi efek positif berupa ‘kedekatan pada Allah Rabbul Izzah’.  hanya mereka yang menjauhi laranganNya saja yang dapat meraih prrdikat ‘dekat dengan Allah’.  
inilah sisi terang yang kerap disamarkan oleh faham doktrin  liberal,  dan mereka  yang kerap menyamarkan sekaligus menyamakan presepsinya kepada masyarakat awam dari perbedaan esensi kebaikan dengan basis taqwa dan tanpa taqwa serta iman.  

Sayyed Bikailarobbi 

basis syariah memang memandang positif  siapapun yang mengerjakan kebaikan,  hal ini secara umum tersebut dalam nas suciNya “sesungguhnya rahmat ALLAH dekat dengan para muhsinin – pengamal kebaikan”  dan tersebutlah bahwa setiap keumuman memiliki syarat dan ketentuan yang menjadikan nash tersebut urgen untuk difahami, agar semua nas nas umum tidak serta merta memiliki arti final dan berhenti apa adanya.  

ajakan baik,  kebiasaan baik dan setiap kebaikan bagi hamba yang beriman semestinya  memberi efek muta’addi jangka panjang. tanpa kecenderungan efek ini maka kehidupan akan berjalan ditempat stagnan,  tak bedanya dengan manusia lazim yang ingkar dengan sunnah suci sang panutan sejati.  

 kenihilan banyak  terjadi pada kita yang kerap beramal baik dengan pondasi yang rapuh, dimana trend generasi millenia mendominasi ditengah banjirnya informasi tak terbendung.  sementara zawiyyah dan majlis-majlis  para shalih shadiq teracuhkan begitu saja. 

urgensi menundukkan yang samar dan menjadikannya sebagai tabiat adalah fenomena yang tak lazim.  Ka’ab Alahbar berkata : banyak pengamal baik dari orang  yang menjalankan amalan-amalan baik namun  disisi Allah ia  dinilai seperti  bangkai khimar – nihil tak bernilai- karena minimnya ilmu – pemahaman , buta hati dan basyirohnya.  disisi lain ada orang yang biasa saja tidak banyak menjalankan shalat malam dan puasa siang namun disisiNya ia termaktub sebagai Ahli ibadah, karena telah diberi akal yang “hidup”. 

karena setiap amal membutuhkan adab yang tulus lagi samar. barang siapa memiliki rahasia pondasi ini maka sekecil apapun kebaikannya pasti memberikan manfaat Besar bagi tiga alamnya,  dan sebaliknya.   

usah terlampau expressif mengimani setiap pandangan general yang banyak dikemukakan media-media,  pelajari kaji ulang dan berikan perbedaan pada diri sendiri dari  lazimnya manusia umum ” bahwa setiap amalan baik apapun dari kita harus  selaras dengan niat para salaf shalih.”   

bersikaplah bijak  dalam menjawab ucapan tentang “orang akan respek pada siapapun yang berbuat baik  tanpa pandang golongan ras dan agamanya” karena ungkapan ini memang   layak dalam konteks kebhinekaan,  pun bagi mu’min ucapan tersebut harus menjadi acuan bahwa niat dan dasar pondasinya harus beriringan agar semua amaran dan larangan tetap selaras memberi efek muta’addi sekaligus kedekatan pada Rabbul Izzah. 

momen momen ini tak sepenuhnya tercipta tanpa sentuhan  alim Rabbani para sayyed dan masayikh jagat raya.  

darok darok ya ahlal Madinah – ya Tarim wa ahlaha 

taqoballa Allah minna wa min kum

minal aidina wal faizin.  bijahi abilhasanain. 

Sayyed Bikailarobbi 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون