tanpa Muhammad semua Tereleminasi! 


sebagian kaum mutatorrif – pengikut faham terpinggirkan- menganggap wasilah melalui sayyidul wujud adalah sirik,  dan inilah pembohongan terkeji atas dominasi faham alakadarnya *syydep

perihal tidak ada amalan ibadah yang diterima kecuali khalis murni karena Allah swt adalah hal yang paten tak terbantahkan. dan sudah selazimnya semua ibadah diniatkan murni kepada Allah swt,  Allah yang satu tidak ada persekutuan bagiNya sang pemilik kerajaan hakiki baginYa segala puji, yang menghidupkan lagi mematikan Dialah dzat yang maha berkehendak atas segala sesuatu.  

Sayyed Bikailarobbi .

perihal tauhid keesaan dan absolutisme bagi Allah swt telah jelas tersurat dalam dua  diktat suci umat Islam,  mempertanyyakan masalah ini dan mencampuradukannya dengan faham syirik adalah satu masalah baru, seandainya para pengikut mutatorrif bisa lebih netral mentadabburi serta  mendalami makna : bahwa segala sesuatu tanpa Muhammad adalah percuma dengan lebih jeli niscaya ucapan syair puja puji kaum sufi dengan bold ini bukanlah hal yang baru bahkan sirik. 

kesempurnaan ibadah,  lebih dari itu validitas dan esensi  ibadah apapun akan tereliminasi tanpa syarat dan ketentuan mutlak dalam menjalankannya. mengapa setiap pujian pada sayyidul wujud Rasulullah dalam bait-bait puisi dan syair seperti barzanji,  dibai, burdah,  simtut duror hingga diya’ul lami pasti tersurat kalimat-kalimat yang disalahfahami faham mutatorrif perihal sang wasilah agung dari keunggulan sayyidul wujud?

pernyataan bahwa : wa la syai’a illa wahuwa bihi manutun idz laula alwasithah ladzahaba – tidak ada apapun kecuali hal tersebut terikat  (hak otoritas) dengannya ‘sayyidul wujud’, karenanya jika tanpa wasilah perantaranya niscaya akan lenyap sia-sia. – 

esensi dari segala sesuatu tidak akan sempurna dan sampai kepada Allah swt kecuali denaganya,  tidak akan diterima kecuali jika sesuai dengan jalannya sohibus syariah.  kesepakatan ulama menetapkan bahwa semua amal tidak makbul kecuali dengan cara yang benar dan ikhlas,  dan tidak akan benar tanpa mempertimbangkan sunnah Nabi : semua amalan yang tidak sesuai dengan perintah kami maka tertolak (hr muslim). 

standar inilah yang menjadi pijakan puja-puji luhur sebuah jalan  mahabbah,  maka adakah yang lebih bernilai dan dianggap lebih tinggi dari sosok sayyidul wujud ini? 

dunia terlaknat dan apapun didalamnya terlaknat kecuali dzikir kepada Allah dan perkara yang semisalnya,  dan alim serta pelajar.  (hr Tirmidzi).  dzikir dan ilmu keduanya tidak akan dianggap kecuali melalui authority  jalannya.  indikasi ini menunjukkan betapa segalanya terkait dengan sayyidul wujud.  

jika tanpa wasilah maka semua akan sia-sia. esensi tauhid dalam wasilah memiliki sumber jelas dalam syariah.  diturnkannya kitab serta para rasul adalah bukti adanya wasilah.  penghubung wasithah atau wasilah umat adalah para Rasul  sementara umat manusia adalah pengambil wasilah,  seandainya tanpa wasilah niscaya kita akan tersia-sia,  tersesat dan hancur.  tanpa syafaat dan tuntunan para Rasul sanggupkah manusia berjudi dihadapan Rabbul izzah dengan amal ngawur mereka? 
bijahi Taha Rasul

jud Rabbana bilqobul – wa hab lana kulla sul,  Robbistajib li amien.  

Wallahu a’lam 

#BikailaRobbi

jumat 17 maret 
 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون