hangatkan dingin hatiku


dingin terlahir dari bekas yang tercampakkan. 

dingin lahir dari pembiaran kebiasaan acuh.  

asing,   tak lagi terjamah  hilang   dari jalan kehidupan. bilakah parameter acuh  lenyap  terkubur  arus diri atas kuasa   kedzaliman.  ujung dari tujuan akhir terseret  perihal  kemapanan.   keinginan membakar ulang semangat hanyalah cita kedustaan.  

sayyed sake’s Bikailarobbi.wordpress.com 
tabiat fasik menguatkan diri pada anugrah  indera yang dibuat  cacat tak berperan.  bisu,  tuli dan buta hingga sensitifitas tak lagi peka untuk dapat memilah setiap  basic  keutamaan  maupun  kerendahan.   membujur kaku pada ketetapan  dunia  dinamis berwajah kepastian. 

jawaban bukan lagi tentang seribu ‘alim’  dengan argumen memukau kekaguman.    lantunan dzikir quran dan nabawi dari kumpulan   para faqirlah yang akan kembali melelehkan jerat statis dingin yang menghentikan laju nalar terbarukan.   bawa kebekuan   dingin kembali raih hangat menghidupkan.   titik pertemuan jasad,  nyawa dan hati yang membawa kembali pada  pusaran mulia keharibaan Tuhan.   

sejak abad sembilan hijriah hingga era mahdi kelak.  pancaran anugrah  nur ilahi dari  teori dan diktat marifah keilmuan  tak lagi membekas pada diri para alim ulama,  pembaca sampai yang mendengarkan. ketika para alim harus kembali membaca dan menalar pengetahuan mereka sebelum memberikan pelajaran kepada para muridnya.   tinggallah tasbih, takbir,  tahmid,  dzikir qurani dan dzikir nabawi lah yang mampu  membawa   alam sekitar menari  ikuti indahnya irama ridha yang menghidupkan.

ketika peran cahaya pengetahuan  sudah terpatri,  dulu imam syafii langsung hapal apapun yang ia dengar, syarofuddin Nawawi syiria pun hanya dua tahun menyelami pemahaman masa belajar,  setelah itu semua ilmu terpatri dalam hati dan munculkan karangan-susunan pelbagi fan ilmu yang tersebar luas atas namanya hingga ke seluruh penjuru bumi,  bukti keberkahan dari ilmu  yang diraih dimasa yang relatif singkat.  

saat yang paling tepat tuk kembali intens adalah  bergumul  dengan  ahli dzikir akhir zaman. iringi  setiap ketegangan dengan khusyuk penuh kelembutan.  sirami dan  refleksikan  sejenak kesibukan memabukkan  separuh harimu dengan amalan para penjemput taufik dan hudan. 

ketatkan diri mengasah lagi dasar-dasar sebab redupnya keluhuran  yang   tak lagi membekas.  raih dan ikuti  keseimbangan alam semesta yang tak pernah bosan melantunkan asma-asma agung. 

 jiwa layu direduksi indahnya teori ‘baru’  dan polesan tema-tema tajdid pembaharuan. membasahi mulut bising  berbalut sebutan prestigious. ananiyyah kembali mengilaukan duniaku tuhankan  kurikulum  vite yang menciutkan nyali lawan maupun  kawan.  

dan pada akhirnya hadir  –  majlis dzikir  adalah jawaban atas  kepastian rahmat dan Ridlha Nya- sembelih ketergantungan atas   segala carut marut alam sibuk manusia dalam perlombaan mengabadikan nisbat nyata dari kefanaaan segalanya. 

 bi Jahi Sayyidil Kaunain

Bi ka ila Robbi 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون