Menduakan mauNya tanpa malu?


image

Sifat malu adalah satu dari cabang-cabang iman⤵

rakus dan besar kepala atas anugrah  tak terhingga dari pemeran lakon sang kesatria panggung-panggung sandiwara. ibrah pelajaran setiap masa di lintas generasi berbeda ternyata memang sama.


BikailaRobbi

obral murah kasus-kasus sengit dan penggiringan isu meyakinkan kekosongan menjadi pengikut jababiroh raksasa-raksasa penindas.  inilah isi alam dunia yang semakin asing dari peran kurun terbaik menjadi terbalik.

munajat bukan lagi tentang rahasia Kau dan aku, karena mata dan decak kagum khalayak kini menjadi magnet dan perantara. terlintas pelik membingungkan, akankah hanya  jenuh yang kan memaksa semua terhenti pada perhentian.

ketika  rasa tersentak  kukuhkan keniscayaan bahwa  tabiat  MALU adalah penangkal dari setiap embiro penyelewengan. pada siapa lagi rasa ini lurus menuju tertunduk malu.

dalam satu keterangan hadis diriwayatkan bahwasannya Nabi Sulaiman alaihissalam yang telah dianugrahi kerajaan? sungguh ia -sulaiman- tidak pernah mengangkat kepalanya ke atas langit karena rasa khasyah -takut- dan malu pada Allah hingga akhir hayatnya.

Abi Abdillah r.a ditanyya:  bagaimana seharusnya  sifat para murid ? ” hendaklah badan mereka bersama manusia namun hatinya tertunduk dibawah araysNya, seakan mereka melihat Rabb-nya diatas arsNya,  dan senantiasa merasa malu untuk meminta apapun selain kepadany”.

Rabia albasriyah r.a ditanya: apakah saya boleh memintakan kepada sebagian para penguasa untuk untuk memberikanmu sesuatu “demi Allah, aku sungguh merasa malu meminta-minta dunia dari pemiliknya – bagaimana mungkin aku memintainya dari (mahluk)  yang bukan pemiliknya”.

Dawud attha’yi r.a saat sakit ia terus berada di ruang tengah rumahnya,  kemudian diminta oleh seorang karibnya : andai saja kamu mau untuk keluar di pelataran rumah untuk mendapatkan semeriwing udara segar? ia menjawab : saya sungguh malu kepada Allah, ketika ia melihatku bersantai ria memanjakan diri di dunia.

adakah mereka akan menjadi kiblat rasa malu ataukah  memang kenyataan telah terjadi bahwa kelak setelah Rasulullah wafat, satu dari tugas Jibril as adalah mengangkat rasa malu dari bumi khususnya bagi para perempuan.

Ya hafidz ihfadznaa

Solli ala abil yatama
Muhammad – amien

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون