Adab pesantren dan sekolah umum?


image

Nowadays most  students prefer to use secular’s behavior than pesantren’s behavior -kj ayep 484 H

setiap semerbak wangi membius dan busuk memuntahkan terhidangkan  begitu saja tanpa sempat merasa terjerumus perspektif parameter keluhuran budi. inilah project millennium yang terus menggerayuti apatisme generasi anak zaman, masa dimana ibu telah menjadi budak dari anak-anaknya.

BikailaRobbi – syyd

basis pesantren sebagai tonggak terakhir moral penerus menjadi tanda seru atas merebaknya sekolah-sekolah umum yang berwajah prestige. ketika dunia pendidikan yang sangat kuat mengakar ini kian terasingkan jauh dari sekala prioritas. pun orang tua yang memesantrenkan anak-anaknya menjadikan sekolah umum sebagai standar level utama persaingan dunia pendidikan mereka.

inilah era tersebut, kekhawatiran yang telah lama dikhawatirkan para guru mulia ketika kelak pada keseharian santri dimasa ini lebih menampakkan  dunia kosong terbesit kongkrit, maka hasil dari ihtiar salah kaprah ini hanya mewariskan anak yang bermental perlente sebab utama dari imbas “akhlak sekolah umum daripada akhlak pesantren”.

peran murobbi dalam pesantren bukanlah sekedar guru bp pada sekolah umum yang kerap mengawasi moral  anak didiknya. sang murobbi dalam pesantren adalah wujud  dari  ayat maupun hadis yang dihidupkan dalam komunitas mereka. menerapkan sekaligus membangun fikih dalam ibadah mahdoh maupun ghoiru mahdoh memperkokoh benteng tauhid dua empat jam penuh.

memang tidak fair ketika wajib belajar delapan jam di sekolah umum disejajarkan dengan kehidupan praktisi ala pesantren yang digodog sepanjang siang dan malam. perhatian penuh tanpa batas inilah yang seharusnya menjadi tolak ukur para wali murid aka orang tua untuk menitik beratkan prioritas mana yang akan terpatri dalam nadi generasi sang panutan masa.

kecerdasan spiritual bukanlah teoru-teori paten yang diperoleh   dengan harga wah  berderet sertifikat iso maupun standar international yang membuat gerogi para pesaing dalam persaingannya. karena dunia pesantren  adalah tentang keselarasan jejak langkah  verifikasi  sanad  keterikatan batin dan lahir seorang murobbi hingga sayyidul murobbi Solli alaih. maka tak elok menuduhkan justifikasi kemerosotan dan kemunduran  pada basis pendidikan bernama pesantren yang sebenarnya paling kokoh menegakkan marwah manusia dimata dunia.

solusi kekhawatiran nyata  bukanlah jargon revolusi mental yang memang sudah menjadi budaya. kelaliman yang terorganisir sudah mengalahkan kebajikan yang tak terorganisir. maka bagaimana peran orang tua untuk menjawab tantangan ini kalo bukan melalui pelajaran  kemurnian dunia pesantren dengan majlis-majlis berkahnya.

mengindahkan peran sakral dari kemurnian tulus perangkat raga hingga keseimbangan penerang hati dan menuhankan skill yang timpang tanpa pijakan support para murobbi Ruh.?

Wallahu A’lam

Solli ala Nuril Anwar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون