Mentasbihkan Lautan Rahmat tanpa Batas


image

Konsep hidayah dan irsyad – pituduh petunjuk- bukanlah manusia yang mengatur arah dan final tujuannya. Dialah pemilik segala kemungkinan #Bikailarobbi

merasa rendah dan minder untuk bergabung dengan para pemilik jiwa istiqomah merupakan sebuah estafet awal dari  aral  makayid godaan yang membuat pendosa enggan untuk merapatkan barisan pada bendera suci Liwaul Hamd dibawah bimbingan langsung Rasulullah. 

kalimat saufa – nanti dan nanti- saja ketika aku sudah istiqomah merupakan nafsu busuk nan samar bentuk penundaan atas kebaikan yang timbul dari kealpaan  pemalas dan tak kan menjawab solusi dari dahaga jiwa yang senantiasa merindukan  tegukan air dingin sepiritual telaga Kautsar.  hikmah adalah oase atas ejawantah  sesuatu yang terus dicari pribadi yang beriman.

karena beragama bukanlah tentang teori yang berbelit menyusahkan jalan menujuNya.  pun demikian kontinuitas praktik adalah prioritas pengamalan agama dari sedikit saja pemahaman-pemahaman yang kita dapatkan melalui guru kompeten adalah jawaban menuju terbukanya tabir hijab hitamnya efek dosa yang telah menjalar parah. 

Rasulullah pun menjanjikan :”mereka para pengamal ilmu akan diberikan pemahaman – pemahaman lain yang belum pernah difahami sebelumnya.” inilah agama,  praktik pengamalan dari setiap kata,  gerak, langkah, diam dan ketetapan sang Rasul.  sekali lagi ini bukan tentang teori-teori revolosioner yang tersebar pada journal international  sebuah universitas prestise dan berakhir pada tumpukan buku perpustakaan. 

Sebuah perintah amaran suci meningikan level takwa tanpa embel-embel gelar apapun dari sebuah  penilaian level akademisi  nisbi.  agar manusia mawas diri bahwa sesungguhnya penilaian terpenting adalah hisabNya kelak di alam sana. dan pada akhirnya mereka yang masih merasa terganggu dengan pujian dan caci maki manusia adalah hamba amatir yang masih terbius ambisi dan eksistensi dunianya. 

menyelami makna takwa para pemilik jiwa istiqomah adalah tentang kesadaran mendalam bahwa Allah swt selalu hadir dalam hidup kita.  Allah senantiasa mengawasi  dan memperhitungkan prilaku kita.  dengan bekal ini ‘takwa’   maka setiap prilaku dalam hidup akan terpola untuk meraih perkenan ‘Ridlha’  Allah sekaligus menghindari murkaNya.  hingga pada akhirnya kita akan tetbimbing (dibimbing)  pada budi pekerti yang luhur.   menyelaraskan diri dengan tabiat Rasulullah sang pemilik pekerti Luhur “Wa Innaka La ala khuluqin Adziem”.

Dosa apapun yang telah terlintas dari manusia tidak akan menghalangi kita untuk bisa berbalik arah pada sebuah level takwa tak berujung. bacalah sejarah para wali Allah yang bertaubat sebenernya taubat.  tak jarang para ahli maksiat yang melampaui pribadi istiqomah,  para pendosa menjadi wali Allah karena kesungguhan serta kejujuran taubat. hidayah Langsung dari pemilik petunjuk kepada siapapun hambanYa tak kan tercoreng nepotisme pilih kasih.

Inna Rahmati wasiat Ghodobie  Sesungguhnya RahmatKu melampaui amarahKu “. inilah bukti kasih tak terbatas manifestasi sifat rahman dan Rahiem sang pemilik jagat Raya untuk kita semua.  pengutusan sang Terkasih dan terpilih Rasulullah pun Menjadi Rahmat bagi alam semesta.

Wallahu a’lam Bissowab
WA Ma Taufiqi illa Billah
Allahumma Solli ala Ainu Rahmah

Maafkan Sayyed manusia lalim😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون