Semakin Dekat semakin Menakutkan Rasa!


image

semakin dekat  wasilah – perantara- dengan orang-orang pilihan peraih kehidupan izz – level tinggi mulia- lazimnya manusia akan semakin menjadi pemalu dan merendah  #Bikailarobbi

rasa takut sering kali dijadikan parameter pribadi pemilik ketinggian iman kepada Rabb nya.  rasa ini menjernihkan manusia pada puncak wujud eksistensi sifat terpuji imbas malu dengan setiap pancaran haibah – kharisma- sang Rabbul Izzah. diam gerak,  tawa tangis dan semua hal yang dikerjakannya senantiasa tertanam kewaspadaan  muraqabah –  selalu dalam pengawasan-   dari dzat yang tak kan pernah terlelap ‘Rabbul Izzah’.

Sayyed EP
Bikailarobbi.wordpress.com

manusia acap kali terbius mengandalkan  kedekatan dirinya dengan wasilah – wasilah agung untuk dijadikan tameng merendahkan hukum  Tuhan dan alam.  nasab keturunan,  kerabat kekeluargaan,  perkenalan atasan bawahan hingga sebuah kasta kerajaan yang  membuat dirinya merasa nyaman  takabbur meremehkan proses terkait aturan legal formal. 

adalah kewajaran bagi mereka yang belum tamyiz aqil dan baligh serta para pemilik pemikiran kerdil.  fasilitas ini alih alih menjadikan manusia menjejaki level ketinggian perangai seperti ketatnya gaya hidup pendahulunya,  sebaliknya yang terjadi adalah mencederai hasil jerih payah maksimal yang tertanam seolah mereka berhak ikut panin menikmati balas atas puncak kedekatan pada Rabbul Izzah. alpa akan jerat aral jalanan mengangah sembari  tertawa riang seolah sirathal mustaqiem telah ia lalui dengan aman!!!

sahabat mulia dengan Habibul A’dzham

berkaca dari kehidupan era terbaik dimana sahabat-sahabat Rasulullah hidup bersama manusia yang teramat dicintai Rabbul Izzah.  Alquran dan hadis pun acap kali menegaskan janji berupa  kehidupan terindah atas jasa totalitas kesetiaan mereka. namun yang terjadi adalah ketakutan dan rendah hati yang kian mengkilap dari pribadi-pribadi penikmat pandangan suci pada wajah mulia Rasulullah. 

para peraih nobel almubassyiruna bil jannah –  kabar gembira kepastian langsung masuk sorga- kepada sepuluh sahabat terpilih,  prajurit perang badar,  ahli bai at turidwaan dan mayoritas sahabat yang telah Rasulullah tanggung dan janjikan masa depan mereka.  hingga dosa apapun setelah bai at tersebut dipastikan tidak akan berpengaruh terhadap level yang akan mereka raih kelak. 

semakin terdesak dengan mahabbah dan  derai ketakutan yang merasuk tulang rusuk.  ketika Abu Bakar rela  untuk menjadi tumbal terhadap apapun yang kelak dihadapi Rasulullah dalam sejarah hijrahnya.  Umar yang merasa memiliki sifat munafik hingga membutuhkan diagnosa sohibu sirri Rosulillah.  Usman yang para malaikat pun sangat menghormatinya karena totalitas sikap ‘malu’  yang  haqq.  Ali yang rela terbunuh  demi sebuah prioritas utama menyatukan umat.  perjuangan dari para pejuang  totalitas atsar jejak-jejak Sayyidina muhammad.

biografi para sahabat inilah yang  punah tak membekas   pada penikmat berkah label umat ijabahnya. seolah Rasulullah menjanjikan hal yang sama perihal kepastian kehidupan masa depan dan surgaNya sementara yang terjadi sekarang “semakin mengerti agama, maka kita semakin rajin mengklaim ‘kesucian dirinya’,  merendahkan,  menyesatkan,  kepastian neraka,  klaim mulhid,  musrik dan semua vonis negatif kepada saudara muslimnya.?

Wa Ma Taufiqi illa Billah
Allahumma rzuqni Husnu dzhan Bika
wa bi Ibaadik

Bi Muhammad ila Robbi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون