Sahabat Nabi Merayakan Maulid?


image

seandainya kita merayakan maulid  setiap hari –  untukmu Ahmad –  niscaya itu adalah – ungkapansyukur- atas hal yang wajib – disyukuri-  #Dibai

Sayyed Muhammad EP
Bikailarobbi.wordpress.com
Fenomena tahunan  kemeriahan perayaan maulid Nabi pada bulan Rabiul Awal adalah usaha menyegarkan sekaligus meningkatkan syukur mayoritas umat muslim dunia  yang terbatas kesadaran rasa.  anjuran minoritas para hamba yang senantiasa hidup mengasah rasa. belajar mencintai dan memahami sebenarnya cinta.

meresapi manna – anugrah pemberian- nikmat hidayah melalui  sang mursid agung yang tak satupun manusia sanggup membalasnya.  tentang takdir menjadi yang terpilih diantara miliaran umat ijabah dan  dakwahnya.  menghayati setiap biji sawi kebaikan amalan apapun sebagai esensi ajaran  baikanya. jika dengan membaca biografi salaf solih keberkahan akan turun,  bagaimana dengan  siroh-kisah perjalanan –  kelahiran sumber berkah  yang serat akan perangai indah namanya? 

lil wasaail hukmul maqaasid. setiap wasilah ditimbang dari hukum maksudnya.  sesuai dengan al umuuru bimaqasidiha.  masalah tergantung motif tujuannya.  apakah bid’ah – inovasi –  yang tidak memiliki asal jelas ataukah klaim misunderstood imbas dari kebuntuan menuhankan pakem logikanya. mengapa kalian yang sibuk hendak memisahkan Umat dari sumber irsyadnya, cahayanYa?

Bahkan Sahabat Nabi pun Merayakan syukur Maulid!!

Kalian menafikan perayaan Maulid Nabi karena sahabat pilihan tidak mengamalkannya,  mereka adalah manusia yang paling mencintai Nabinya.  apakah benar tidak ada maulid di era terbaik yang dijanjikan Rasulullah. masihkah maulid Nabi harus dilarang?

1. Fuqoha – ulama fikih-  menghukumi dan  menilai masalah-masalah  ‘baru’  dalam agama dengan menimbangnya melalui pijakan timbangan syariah standard ushul yang dijadikan pakem.  jika menyalahi maka otomatis ditolak.  jika sesuai dengan maksud dan nyata  masuk dalam kategori ushulnya maka diterima.  Imam Syafii menegaskan : al muhaddatsaat (hal hal baru ‘dalam agama’)  terbagi dalam dua kategori. a.  hal baru yang menyalahi Alquran,  Sunnah,  Ijma,  atsar atau Ijma maka dihukumi bid’ah dzolalah – inovasi sesat.  b.  hal baru yang baik dan  tidak menyalahi ushul yang telah disepakati maka hal baru tersebut tidaklah tercela. 

perhatikan dengan seksama ritual apa yang ada pada perayaan Maulid.  bukankah berisi pembacaan Alquran,  sejarah perjalanan hidup Rasulullah,  Nasyid Islami serta memberi makan sesama.  semua ini adalah perbuatan terpuji dan masru’.  ketika kita menghukumi permasalahan baru yang telah selaras dengan timbangan syariahnya, maka tidak pengaruh apakah sahabat nabi melakukan hal yang sama atau meninggalkannya.  oleh karena itu banyak ditemukan hal-hal baru di era sahabat yang selaras dengan timbangan kaidah syariah tapi tidak di ada di era nabi.  begitu juga banyak hal baru di era Tabi’ien yang tidak ada di masa Sahabat.  begitu seterusnya. 

2. perhatian khusus ihwal pentingnya hari maulid di singgung Rasulullah ketika para sahabat bertanya tentang alasan puasa hari senin,  Rasulullah menjawab : “hari ini adalah hari kelahiranku”.  kemudian para  sahabat pun ikut berpuasa.   

3.  sudah menjadi kebiasaan para Sahabat Nabi,  mereka sangat antusias saling berbagi kisah aihwal kehidupan dan perjalanan Rasulullah.  mereka juga mengajarkan kepada anak-anaknya semua tentang siroh nabawi seperti mereka mengajarkan surat surat Alquran.  kebiasaan mulia ini jelas tidak membutuhkan adanya perayaan khusus  seperti srkarang dimana umat zaman akhir sangat minim mengerti siroh nabawi.

4. perayaan Maulid Nabi tak lain  adalah majlis  memahami dan menghayati  siroh perjalanan hidup Rasulullah.  majlis kumpulan orang-orang yang senantiasa bersyukur atas kelahiran dan pengutusan Nabi.  para Sahabat Nabi pun melakukan majlis ini ( asal dan sumber majlis Maulid).  mereka mengadakan majlis antar para sahabat untuk saling mengingatkan atas nikmat agung yang diberikan Allah swt kepada mereka berupa Rasulullah

Imam Muslim,  Ahmad  dan Nasai meriwayatkan sebuah  hadis : sesungguhnya Rasulullah solli alaih bertanya kepada para sahabat ihwal sebab mereka duduk- duduk bersama dimajlisnya.  mereka menjawab : kami duduk bersama untuk berdoa pada Allah, memujinya atas petunjuk  yang diberikan kepada kami – karena masuk-  agamaNya, dan telah Allah anugrahkan kami dengan ‘mengutusmu’ mu –  Rasulullah –

ﺭﻗﻢ ﺍﻟﺤﺪﻳﺚ : 511
‏( ﺣﺪﻳﺚ ﻗﺪﺳﻲ ‏) ﺃَﺧْﺒَﺮَﻧَﺎ ﺃَﺑُﻮ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟْﺤَﺎﻓِﻆُ ، ﺃﻧﺎ ﺃَﺑُﻮ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻣُﺤَﻤَّﺪُ ﺑْﻦُ ﻳَﻌْﻘُﻮﺏَ ، ﺛﻨﺎﻳَﺤْﻴَﻰ ﺑْﻦُ ﻣُﺤَﻤَّﺪِ ﺑْﻦِ ﻳَﺤْﻴَﻰ ، ﺛﻨﺎ ﻣُﺴَﺪَّﺩٌ ، ﺛﻨﺎ ﻣَﺮْﺣُﻮﻡُ ﺑْﻦُ ﻋَﺒْﺪِ ﺍﻟْﻌَﺰِﻳﺰِ ﺍﻟْﻌَﻄَّﺎﺭُ ، ﺛﻨﺎ ﺃَﺑُﻮ ﻧَﻌَﺎﻣَﺔَ ﺍﻟﺴَّﻌْﺪِﻱُّ ، ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻋُﺜْﻤَﺎﻥَ ، ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﺳَﻌِﻴﺪٍ ﺍﻟْﺨُﺪْﺭِﻱِّ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﻗَﺎﻝَ : ﺧَﺮَﺝَ ﻣُﻌَﺎﻭِﻳَﺔُ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﻋَﻠَﻰ ﺣَﻠْﻘَﺔٍ ﻓِﻲ ﺍﻟْﻤَﺴْﺠِﺪِ ، ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﻣَﺎ ﺃَﺟْﻠَﺴَﻜُﻢْ ؟ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ : ﺟَﻠَﺴْﻨَﺎ ﻧَﺬْﻛُﺮُ ﺍﻟﻠَّﻪَ ، ﻗَﺎﻝَ : ﺁﻟﻠَّﻪُ ، ﻣَﺎ ﺃَﺟْﻠَﺴَﻜُﻢْ ﺇِﻻ ﺫَﻟِﻚَ ؟ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ : ﻭَﺍﻟﻠَّﻪِ ﻣَﺎ ﺃَﺟْﻠَﺴَﻨَﺎ ﺇِﻻ ﺫَﻟِﻚَ ، ﻗَﺎﻝَ : ﺃَﻣَﺎ ﺇِﻧِّﻲ ﻟَﻢْ ﺃَﺳْﺘَﺤْﻠِﻔْﻜُﻢْ ﺗُﻬْﻤَﺔً ﻟَﻜُﻢْ ، ﻭَﻣَﺎ ﻛَﺎﻥَ ﺃَﺣَﺪٌ ﺑِﻤَﻨْﺰِﻟَﺘِﻲ ﻣِﻦْ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺃَﻗَﻞَّ ﻋَﻨْﻪُ ﺣَﺪِﻳﺜًﺎ ﻣِﻨِّﻲ ، ﺇِﻥَّ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﺧَﺮَﺝَ ﻋَﻠَﻰ ﺣَﻠْﻘَﺔٍ ﻣِﻦْ ﺃَﺻْﺤَﺎﺑِﻪِ ، ﻓَﻘَﺎﻝَ : ” ﻣَﺎ ﺃَﺟْﻠَﺴَﻜُﻢْ ؟ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ : ﺟَﻠَﺴْﻨَﺎ ﻧَﺬْﻛُﺮُ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻋَﻠَﻰ ﻣَﺎ ﻫَﺪَﺍﻧَﺎ ﻟِﻺِﺳْﻼﻡِ ، ﻭَﻣَﻦَّ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ ﺑِﻚَ ، ﻗَﺎﻝَ : ﺁﻟﻠَّﻪُ ﻣَﺎ ﺃَﺟْﻠَﺴَﻜُﻢْ ﺇِﻻ ﺫَﻟِﻚَ ؟ ﻗَﺎﻟُﻮﺍ : ﻭَﺍﻟﻠَّﻪِ ﻣَﺎ ﺃَﺟْﻠَﺴَﻨَﺎ ﺇِﻻ ﺫَﻟِﻚَ ، ﻗَﺎﻝَ : ﺃَﻣَﺎ ﺇِﻧِّﻲ ﻟَﻢْ ﺃَﺳْﺘَﺤْﻠِﻔْﻜُﻢْ ﺗُﻬْﻤَﺔً ﻟَﻜُﻢْ ، ﻭَﻟَﻜِﻨَّﻪُ ﺃَﺗَﺎﻧِﻲ ﺟِﺒْﺮِﻳﻞُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﺴَّﻼﻡُ ﻓَﺄَﺧْﺒَﺮَﻧِﻲ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻳُﺒَﺎﻫِﻲ ﺑِﻜُﻢُ ﺍﻟْﻤَﻼﺋِﻜَﺔَ ” ، ﺭَﻭَﺍﻩُ ﻣُﺴْﻠِﻢٌ ﻓِﻲ ﺍﻟﺼَّﺤِﻴﺢِ ، ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﺑَﻜْﺮِ ﺑْﻦِ ﺃَﺑِﻲ ﺷَﻴْﺒَﺔَ ، ﻋَﻦْ ﻣَﺮْﺣُﻮﻡٍ .

library.islamweb.net/hadith/display_hbook.php?bk_no=682&hid=511&pid=335257

sahabat tidak membutuhkan seremonial atau perayaan-perayaan khusus.  sebaliknya majlis dzikir, tahmid dan maulid mereka telah disahkan Rasulullah. 

Wallahu a’lam
Wama Taufiqi illa Billah
Allahumma Solli ala Nuuril Anwar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون