Inilah jawaban Rasulullah untukmu para Muhibbin


image

Siapa yang taat pada Allah dan Rasul,  mereka -(kelak disatukan)  bersama orang-orang yang telah Allah beri nikmat kepadanya dari para nabi,  siddiqien,  syuhada dan orang-orang solih.  dan merekalah (orang-orang pilihan)  sebaik-baik teman – pertemanan. #Nisa 69

Empat level manusia dengan rangking teratas tersurat jelas. inilah hamba-hamba  pilihan dengan fadhl anugrah tak tertandingi oleh siapapun selainnya disetiap ketaatan maksimal nan selaras. sebuah nikmat agung yang jarang dibahas pada bangku-bangku kelas.  ketika orientasi liar manusia keluar dari garis lurus ambisi Muhammad,  sekedar  lepas dari beban terbatas tanpa ketulusan dan ikhlas.

Sayyed EP
Bikailarobbi.wordpress.com
Bismillahi wa ala millati Rosulillah

Tujuh belas kali lebih dalam sehari dikumandangkan,  di ulang ulang.  dibacakan dengan jamaah maupun sendirian.  apakah sempat terlintas tanda tanya dalam hati?  siapakah pemilik gelar ” Sirotol ladzina An’amta alihim“.  jembatan – jalan lurus- dari orang-orang yang telah engkau beri nikmat kepada mereka.   dari doa-doa kita disetiap rakaat shalat fardlu.  adakah para penghayat lantunan  ayat suci  “ihdinas sirathal mustaqiem“.  tunjukkanlah kami jalan yang lurus!!

ketika  tanha anil fahsya’ wal munkar- pencegah dari keburukan perangai dan kemungkaran-  tidak lagi menjadi acuan di setiap ritual shalat,  maka sekedar mencoba  memaknai makna tersurat disetiap doa dan ayat ma’tsur pun tak lagi peduli.  layaknya kriteria haji dan puasa berimbas pada level  mabrur maqbul kembali fitrah yang  memiliki parameter kesalihan lebih setelah menjalaninya.  sholat yang mabrurpun seharusnya berperan aktif dalam mencegah perangai buruk dan kemungkaran.

rahasia dibalik makna Alquran yang samar disetiap huruf,  lafadz dan kalimat dari ayat-ayat membutuhkan tafsir untuk bisa difahamami secara ‘utuh’.  sebaik-baik tafsir  adalah tafsir bil ma’tsur : Alquran dengan alquran.  kalamullah dijelaskan oleh Allah swt sendiri atau melalui lisan para utusannYa. sumber hukum,  contoh kisah memilukan sekaligus mengharukan,  kajian metafisia,  prediksi akhir zaman hingga ihwal akhirat dan para penghuninya, hanya Allah dan Rasulnya yang memeliki otoritas  menjelaskan makna makna tersirat dibalik ayatnya. pun begitu Allah swt kerap memberikan pemahaman melalui  i’lam – pemberitahuan- khusus kepada mahluk-mahluk khususnya. [telah disinggung pada tulisan lama syyd :  Merobek pintu Langit].

benar,  jawaban tanda tanya dari doa-doa perihal gelar para pemilik nikmat khusus di ayat sirathal ladzina an’amta alaihim yang terlantun pada rakaat sholat ini adalah mereka yang termaktub pada surat an Nisa ayat 69. peraih anugrah nikmat tertinggi di alam dunia dan akhirat adalah para Nabi, para siddiqien – kekasih Allah dari sahabat sahabat nabi dan wali quthub  sepanjang masa-.  para syuhada yang meninggal dalam perang melawan tirani kemusrikan dan orang-orang soleh nan istiqomah disetiap masa.

Asbabun Nuzul – Nisa 69

alkisah seorang laki-laki dari sahabat Rasulullah solli alaih, telah menjadi mutayyim – di mabok asmara oleh kerinduan- dan cinta yang  tulus kepada Rasulullah. fisik sahabat itu pucat dan lesu,  rona mukanya payah diderai kesedihan yang sangat melukai.  penuh dengan wajah ketakutan,  tergambarkan beban yang ia pikul. Rasulullah menerima sahabat tersebut penuh kasih layaknya ibu yang sangat mencintai anaknya,  hati Rasulullah menjadi sangat lembut kepadanya.

Rasulullah bertanya : “Wama li aroka ya fulan fi hadzal hal was sa’en”. apa yang membuat saya melihatmu wahai fulan dalam keadaan dan tingkah – aneh- seperti ini?

dengan bahasa yang pelan  terbata-bata dan berat,  seperti orang yang tertekan ketakutan.  sahabat tersebut berujar :

wahai Rasulullah,  sungguh Engkau  lebih aku cintai dari jiwaku ini, keluargaku,  harta bendaku.  aku selalu mengingatmu dalam setiap sepiku,  bayanganmu selalu terlintas dalam hayalku,  aku tak sabar,  dan tak dapat menguasai diri ini hingga aku mendatangimu, bersuka cita  dengan kehidupanmu,  dan menghabiskan seluruh masa hidupku dengan  selalu melihatmu.

aku mengingat kematianku dan juga kematianmu. tidak akan mustahil terjadi. aku mengerti,  jika kelak Rasulullah  masuk sorga,  Engkau akan diangkat di derajat paling tinggi bersama para nabi di Firdaus.  jikapun aku masuk sorga,  aku tidak akan melihatmu karena tingginya derajat maqommu.

Rasulullah menunduk terdiam,  seperti yang kerap terjadi saat wahyu diturunkan.  kemudian terketuk,  beliau mnegakkan kepala mulianya. seraya membaca ayat :

وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَأُولَٰئِكَ مَعَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِم مِّنَ النَّبِيِّينَ وَالصِّدِّيقِينَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ ۚ وَحَسُنَ أُولَٰئِكَ رَفِيقًا. النساء(69)

mendengar jawaban kabar langit – wahyu- dari Rasulullah, keadaan sahabat tersebut berbalik menjadi sangat gembira,  senang dan tenang setelah sebelumnya termurung dirundung  gelisah.

inilah cinta mulia sang Muhibbin yang terbalas, yang kelak disatukan dengan para nabi di Firdaus tertinggi. sebaik baik maqom.
________________________________
Imam Baghowi mengatakan,  beliau – sahabat tersebut- adalah Tsauban,  salah satu dari maula Rasulullah.

Wallahu a’lam
wama Taufiqi illa Billah
Allahumma Solli alal habibulmustafa
ij’alna minhum ya Rabb ya Rabb.
katsirul musaawi :  Sayyed EP

Alhubb Alkhalid – Eternal Love
Mhhmd Hjjr

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون