Bencana dalam Keta’atan


image

Sesungguhnya dalam setiap ketaatan terdapat pelbagai jenis bencana yang tidak usah dicari pada ( bencana bencana disebabkan) maksiat – lahir-.  – #Abu Yazid Bustami

Bathinul ismi,  dosa yang samar tersirat bersifat rahasia memang sulit diidentifikasi. setiap manusia membutuhkan kehati-hatian ekstra diatas batas wajar untuk bisa aware terhadap suatu hal yang sudah  menjadi salah kaprah dalam kebiasaanya.  semakin selaras jejak langkah manusia dengan sang Rasul,  semakin mudah baginya untuk menjadi cengeng menangis dan akan terus menangis mengakui pelbagai kelemahan ibadahya yang memang tak pernah sebanding dengan fadhl-Nya.  seperti kisah jeritan tangis malam Imam ahli sunnah, Abu Hanifah ra yang kerap mengundang rasa iba para tetangganya.

Bikailarobbi

larangan serta ancaman terkait dosa yang  jelas maupun samar tersurat berkali-kali dalam teks suci.  pergaulan dan kecenderungan manusia lagi-lagi menjadi aral yang memaksa agar tetap tertunduk dalam ketidak sadarannya. seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah, “wahai Rasul,  jika saya bersamamu saya tenang (khusyuk)  melupakan dunia (segala godaannya)  tapi jika saya kembali kepada keluargaku maka semuanya akan kembali seperti semula (sulit berbuat baik).  Rasullah” : jika hidup kalian (terus seperti saat bersamaku) niscaya para malaikat akan snantiasa menyalami tangan-tangan kalian. – alhadis. 

inilah salah satu manfaat mutlak bergaul dengan para RijaaluLLah,  tak heran jika dalam diskursus tasawwuf menggariskan sebuah ancaman “mereka yang tidak mendatangi sowan dan bertemu seorang alim abid dalam jeda waktu  empat puluh hari maka hatinya akan mati”.  Bahaya apalagi yang pantas ditakutkan setelah qoswatul qulub – kebekuan hati- telah menimpa?  bukankah hati yang mati adalah sumber bencana dan malapetaka, pantas saja jika dosa lahirpun menjadi tabiat dan sulit dihindari.  apa kabar Bathinul itsmi??

Identifikasi bencana pada amalan yang kelihatannya taat atas  kepatutan sebuah ibadah  bisa dirasakan jika kompetensi jenjang pemahaman, pengamalan dan penghayatan seseorang terhadap tahapan syariah sudah dianggap lulus dengan nilai A+.  karenanya jika seseorang masih ragu dan dipenuhi kebingungan dalam bersyariah,  apakah layak mendapatkan sebuah level yang dirasakan  dari jejak permulaan para Rijaal. 

Terlalu banyak FITNAH yang akan menjadi cemoohan masyarakat umum karena menilai final pada masalah yang sebenarnya memiliki timbangan luas tergantung dari sisi memberatkan,  memudahkan atau jalan tengah.  kajian furu’uddin – cabang cabang agama-  adalah tonggak syariah setelah hal yang terkait masalah-masalah  kewajiban personal dzaruriyyat – bersifat  keharusan- difahami.  bagaimana mungkin cabang-cabang akan tegak dianggap jika pondasi dan akarnya saja masih lapuk,  lemah, sempoyongan.

Apakah cukup memahami pondasi ini smua hanya melalui buku-buku dan informasi yang banyak bertebaran di alam maya maupun nyata.  akankah cukup menyelami syariah hanya dalam kajian kulliah subuh atau mingguan bahkan sekedar  bulanan yang sudah bergeser, beralih fungsi menjadi ajang arisan,  fashion show sampai ladang GOSSIP!!  ataukah cukup beragama dengan para aktriS!! 

Riuh keramaian majlis bertebaran dimana-mana,  sebuah tren sosial pergerakan mengatasnamakan agama.  hal yang sudah seharusnya terjadi dan akan terus menerus menjadi pemandangan miris. inikah sebuah tanda tanya yang akan senantiasa  terbesit dari dahaga seperitual pada setiap pribadi kami,  jawab anak zaman. 

wama Taufiqi illa Billah
Ya muqallibal quluub tsabbit Qalbi ala dineik
Be Muhammad Bi ka ilaa Rabbi 
_________________________________

coretan lama (Curhat Versi Taklazim):

Jambret Masjidil Harom
Sayyed Diusir Polisi Makkah

Lika Liku Jamaah Hajji Indonesia
Pengalaman Tidur Disamping Jasad Nabi
Curhat Para Pecandu xxtc :
Curhatku Kepada Rasulullah

Alquran Bukan Mainan

Cinta Tak Kunjung Padam

Imsak Bukan Batas Mulai Puasa?

Belenggu Hasrat Konta Kesabaan

Hatimu Jawaban

Inikah Nikmat Sejati?

CInta Buta?

Hukum Dry Cleaning Possible

Perempuan Mulia yang Terlupakan

98% Puasa Kita Batal!

Daftar Isi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون