Cinta, Buta dan Cemburu?


image

terbakarcemburu

Mereka orang-orang yang beriman dan tidak membaurkan keimanannya dengan kelaliman.  – al’anam 82.

Bikailarobbi

kedzaliman atau dzalim yang dimaksud dalam ayat tersebut  adalah Syirik – menyekutukan Allah-.  seperti dijelaskan dalam hadis Nabi yang menjawab kebingungan sebagian sahabat, ketika kali pertama mendengarkan dan memahaminya dengan makna tersurat ‘keumuman’ sifat dzalim. mereka bertanya  :” lalu siapakah diantara kita (sahabat)  yang tidak berbuat dzalim? “.  Rasulullah menjawab :” tidak seperti itu,  dzalim – yang dimaksud- adalah SYIRIK”. – HR ahmad,  Bukhari. 

Inilah salah satu jawaban kongkrit bagi penggegas sekte Inkar Sunnah yang menafikan hadis sebagai hujjah syariah.  Sunah atau hadis Nabi dan Alquran adalah couple yang saling melengkapi makna dan pemahaman teks maupun konteksnya. darimana seseorang sanggup memahami makna umum ‘dzalim’  menjadi makna khusus sebuah kesyirikan?. pergeseran makna dalam Alquran kerap dijumpai pada kajian tafsir dan ta’wil para mufassir maupun  mujtahid ketika mengaplikasikan dalil untuk menyimpulkan hukum-hukum fikih hingga masalah paling membahayakan – pada ranah keyakinan Akidah-. 

Ada apa dengan syirik? 

dalam bahasa Indonesia,  sirik diartikan dengan makna lain dari hasud,  cemburu,  iri yang menimbulkan hiqd – dengki- atas nikmat fadhl (atau istidraj?)  duniawi yang dimiliki  orang lain.  kecuali cemburu atas ilmu sang alim  yang diamalkan sekaligus diajarkan dan harta sikaya yang didermakan,  semua kecemburuan hasad atau sirik dalam masalah duniawi adalah perangai yang Tercela. 

cukuplah sebagai bukti kebodohanmu jika kamu hasud pada penghuni – ahli- dunia,  atas apa yang telah diberikan kepada mereka.

jika hatimu – dan pikiranmu- menjadi sibuk  dengan apapun yang mereka miliki maka kebodohan semakin menjadi.  bukankah  mereka menyibukkan dirinya dengan pemberianNya yang telah dimilikinya,  sementara kamu menyibukkan dirimu dengan apa yang tidak diberiNya -.. .  hasud!?.

penyakit matamu semakin bahaya,  obatilah.  kelezatan duniawi yang kau rasakan adalah sebab sakit matamu.  obatilah “pengelihatanmu”  sampai kamu tidak lagi terlewatkan untuk “melihat”  apapaun kebaikan yang kelak diperlihatkan dengan matamu.  atau “penglihatanmu”  akan kau biarkan sakit hingga empat puluh tahun lamanya tanpa ada obat yang sanggup menyembuhkannya!.

wa ma Taufiqi illa Billah
Bi Muhammad ila Robbi

-manhal lathif feat Taj arus
Sayyed Muhammad alawi almaliki
Ibn Athaillah assakandri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون