Rotib dan Budaya sakral yang Membumi


image

Seseorang yang tidak memilki Kebiasaan dzikir-dzikir  tertentu  maka ia ibarat seekor kera –  Muqoddam Tsani Abdrhman Assgaf

Solli ala Nuril Anwar

Layaknya dzikir dan doa ma’tsurat – kumpulan dzikir dan wirid yang dinisbatkan pada riwayat  sahabat nabi  atas kebiasaan doa harian sang Nabi-. behigu pula Rotib Atthas maupun Haddad  adalah ringkasan doa bersandarkan pada garis lurus sunnah dan kutipan-kutipan wahyu ilahi.

Bika Muhammad ila Robbi

Telah banyak tersebar syarah – kitab yang meberi komentar- Rotib yang menjelaskan sekilas asal usul  dari setiap dzikir yang termaktub. baik bersumber dari kalangan alawiyin sendiri seperti karya cucu dari penyusun Ratib alhaddad maupun dari para muhibbin seperti Syeh Abdullah Basudan. 

Rangkuman doa doa yang telah menjadi kitab rotib merupakan jawaban serta hasil pengalaman dan pengamalan  jihad dan ijtihad  seorang ekspert pada dunia sufi hingga meraih ilham atas berkah istiqomah kefokusannya.

seperti halnya kajian hukum fikih (dari para penggegas madzhab  level Imam Hanafi yang meramu hukum syariah dari sumber aslinya – quran hadis- melalui tahapan-tahapan nalar ijtihad hingga pengalaman  irfan nya) yang sekarang sudah mapan menjadi sebuah teori baku dan mudah untuk diaplikasikan. maka dzikir Rotib pun sejatinya adalah ramuan para ahli yang sengaja disajikan untuk membantu kaum awam yang buta dan alpa akan segala hal tersirat dari  manfaat dan  sirr – rahasia-  pada setiap dzikir wiridnya. habaib senior pada masa itu memberikan sedikit tabir penerang ihwal  faidah agung rotib,  bahwa barangsiapa membiasakan membaca rotib maka baginya jaminan untuk meninggal dalam keadaan husnul khatimah. 

Komentator atau pensyarah Rotib Haddad, Abdullah Basudan – abad 13H (yang terkenal  dengan kealiman dan penguasaan pada kajian fikih dan tasawwuf ) dalam muqoddimah syarah rotibnya membuat pengakuan  bahwa ia sebenarnya tidak layak untuk menjelaskan setiap dzikir yang ada.  karena minimnya pengalaman dan pengetahuan jika dibandingkan dengan lautan ilmu para penyusun rotib (sang peraih gelar qutbul ghoust dan irsyadul ibad) itu sendiri. ia menegaskan karangan tersebut hanya ingin tafa’ulan mendapatkan berkah dari kemashuran faidah rotib yang telah tersebar ke penjuru asia tenggara. –  bahkan sekarang telah melebar hingga australia, eropa dan amerika. 

Rotib derivasi dari rootaba yurootibu murootobatan – kalimat ini memiliki banyak makna tersirat tergantung objek yang digabungnya. diantara mkana rotib adalah: sebuah kebiasaan, tertib, runtut, upah, susunan, rangkaian, kumpulan.

Rotib atthos atau haddad berarti : sebuah kumpulan doa dzikir dan wirid yang disusun dan diramu oleh Alhabib Umar atthos, Alhabib Abdullah bin Alwi alhaddad. sumbernya alquran, hadis melalui bimbingan promotor sang ma’sum, siapa lagi kalau bukan kakek-kakenya penyusun :’Rasulullah Muhammad solli alih’. Kumpulan dzikir hasil pemilihan atas istihoroh yang ketat pada tiap-tiap huruf, kata, kalimat, bilangan, waktu dan dzikirnya. Pengalaman speritual berupa ilham, futuhul lafdzi dan makna futuhul ghaib serta khadam dari para malaikat suci. (silahkan baca tentang miftah dan ilmu mafatihul ghaib di coretan sayyed bulan juli)

Next..
Asal usul penyusunan Rotib dan Membumikan Budaya Rotib..will b continue.. i. Allah

salam ngantuk,  Sayyed

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون