Ambisi Muhammad


image

Ham,  humum adalah wujud sebuah keinginan dan impian  yang kerap membuat manusia merendahkan Rabbul Izzah.

Sayyed muhammad Bikailarobbi.wordpress.com

Keraguan atas jawaban dari persoalan remeh temeh yang membuat kehidupan seolah berjalan ditempat.  Terbelenggu dari ilusi bayangan nikmat sebuah pencapaian rofahiyyah – terpenuhinya standar gaya hidup sesamanya-. 

Jika para pembangkang dan para lalim saja diberi nikmat rizki melalui jalan-jalannya.  Maka bagaimana mungkin Rabbul izzah menelantarkan para pewaris risalah kenabian.

“seandainya bumi seisinya memiliki nilai layaknya sayap nyamuk,  niscaya Allah swt tidak akan memberi makan dan minum orang-orang kafir” – alhadis

analogi tidak bernilainya bumi,  bahkan lebih rendah dari derajat sayap nyamuk menegaskan bahwa seisi bumi dan zukhrufnya – keindahan dan aseaorisnya- adalah sebuah keremehan yang tidak akam membuat Allah meliriknya.  Karenanya jika Rabbulizzah menganggapnya niscaya orang kafir tidak akan diberi minum dan makan dialam dunianya. 

Keraguan atas Rizki adalah keraguan kepada Ar-Razaq – Allah swt sang maha pemberi rizki.  Apapun profesinya,  halal maupun haram adalah jalan manusia mengais anugrah atau istidrajNya.  Tak heran jika sebagian expert mengggap rizki haram pun sebagian dari hakikat rizki yang sebenarnya.  Mengikuti pasungan qodho mubrom – takdir permanen- maupun muqoyuad – takdir yang bisa berubah-.

Kealpaan dan kerdilnya akal ini tak lain adalah wujud adanya kereshan sebab  keinginan impian pendek beserta keraguan yang sebenarnya memiliki garansi penuh dalam tanggunganNya.  Keraguan atas kemaha lembutan sang khaliq atas rahmat yang datang dari arah yang tak terduga.  Kemaha besaran fadhl Nya yang tidak terbesit dari pribadi yang rapuh.

Cukuplah bukti kebodohan permanen ini dari menyibukkan diri atas humum kerdil berupa carut marutnya kehidupan seraya meninggalkan humum terbesar.

Mimpikanlah impian besarmu: apakah akan mati dalam keadan muslim atau kafir!? Apakah kelak anda sengsara atau terselamatkan?  apakah siksaan neraka akan abadi dan tidak memiliki batas akhir? akankah mengambil kitab (amal)  dengan tangan kanan atau kiri? inilah humum yang sebenarnya.

Apakah anda berkhidmah – mengabdi taat kepada Malik – raja dan Dia tidak akan memberimu makan? Apakah seorang tamu layak untuk disia-aiakan dan  tidk diberikan hidangan dari sang maha pemilik jagat raya ini?   Sungguh ketaatan yang paling dicintaiNya adalah rasa percaya kepadaNya.

Jadikanlah  keasingan dialam duniamu lebih utama daripada kelak kamu terasingkan di hari kiamat.  Inilah wujud kemurnian umur manusia. 

Ya Rabb..  Tunjukanlah jalan menuju jalanmu.  Jalan para utusan,  shodiqien,  syuhada dan orang-orang slihMu. 

Tajj Arus – Ahmad bn Athoillah assakandari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون