Meresapi Hakikat Rahasia Makna Niat?


image

Hakikatun hukum,  makhal (tempat)  zaman,  kayfiyah (cara),  syarat dan Maksud Niat.  – unidentified

Bik@ il Rabb. sayyed EP
Segala macam keunggulan dari semua amalan dan keutamaan seseorang adalah hasil dari jeri payah mereka membumikan makna niat yang terbesit didalam hatinya.  seperti sebuah produk yang ditawarkan dengan janji manis keunggulannnya,  dimana tersirat syarat (tertulis kecil) dan ketentuan berlaku.  begitu juga dengan sebuah amalan suci dan hubungannya dengan pengaruh niat.

Niat merupakan gerbang menuju terbukanya pintu-pintu hati dimana sang Khalik menilai kelayakan sebuah  amal perbuatan  dari semua makhluknya.

sehebat apapun kesungguhan moril dan materi,  akan menjadi nonsense jika mereka tidak mengerti dimana letak kunci dari gerbang besar menuju  pintu masuk diterimanya sebuah kebiasaan baik.

Enam kriteria yang tertera dalam muqaddimah diatas merupakan elemen-elemen utama dari penunjuk jalan dan cara meraih makna niat dalam artian komperhensip dan utuh.

Hakikat niat adalah menyengaja menjalankan  sesuatu (amalan)  yang dibarengi dengan pekerjaannya.  Hukumnya adalah wajib pada hampir semua perbuatan baik atau menjauhi keburukan.

Makhal – tempat- pusaran niat adalah didalam  hati.  mulut lidah dan bibir hanya sebagai wasilah alat untuk menguatkan sekaligus bukti.  sekalipun mengucapkan atau melafadzkannya hanya sunnah dan dianjurkan.

Zaman – waktu- dimulainya niat umumnya diawal sebuah amalan.  kecuali puasa karena sulit bagi mayoritas awam untuk mendapatkan waktu yang pas dan tepat saat fajar shodiq tiba – masuk waktu subuh. karenanya niat puasa sangat luas dan  hanya disyaratkan tabiyit – menginapkan- pada malam hari.  adapun untuk  puasa sunnah ulama syafiiyah membolehkan niat sampai siang menjelang zawal – masuknya waktu dhuhur. dengan dalih Rasulullah yang kerap bertanya pada Aisah perihal kelangkaan  sarapan  paginya . “kalo begitu saya puasa” – alhadis.

Kayfiyah – cara niat tergantung ibadah dan amalan apa yang akan dilakukan.  kecuali yang disyaratkan dengan ketentuan khusus atau penggunaan bahasa arab. niat dengan bahasa ibu pun boleh dan sah.

Syarat,  sarat adalah sebuah ketentuan mutlak yang harus dipenuhi sebagai by pass dibolehkannya seseorang melanjutkan (direrima)  amalan ibadahnya.  dalam niat,  ann-nawi atau orang yang niat haruslah Islam, mukallaf – sudah dibebani syareat-,  tamyiz – sadar bisa membedakan hal buruk dan baik-. dan memenuhi kriteria diterimanya amalan tersebut.

Maksud dari niat adalah : 1. membedakan antara kebiasan atau adat dan ibadah.  2. membedakan derajat ibadah dari sunnah dan Fardlu.  banyak hal kecil yang menjadi besar karena niat,  pun sebaliknya jika tanpa niat amalan besar akan menjadi percuma. , ketika orang awam mandi dengan segala kemewahan fasilitasnya tanpa niat apapun selain kesegaran kesehatan fisik. sedangkan orang kampung yang mandi dengan seadanya hanya air sungai misalnya tapi ia menyertakan pelbagai niat-niat besar sunnah. maka kedua hal yang sepintas sama itu hakikatnya berbeda disisi malaikat para pencatat amal manusia. kebiasaan biasa dan ibadah suci menjadikan betapa jelas perbedaan mutlak atas perkara yang terlihat sama.

Begitu ju juga dalam masalah marootibul ibadah atau derajat sebuah ibadah.  bukankah Pahala fardlu wajib tujuh pulu kali lipat dibanding pahala sunnah.  seperti niat i’tikaf sunnah dan i tikaf nadzar yg merupakan fardlu ja’li (kewajiban yg dibuat sendiri oleh manusia.  kalangan expert akan memilih nadzar i tikaf dari pada sekedar i’tikaf biasa.

banyak hal yang mubah,  dibolehkan dengan niat maka menjadi sunnah dan tersirat investasi  pahala berlipat ganda. inilah perbedaan jelas antara awam dan para ekspert dari  ahli hakikat. mereka hampir tidak pernah melakukan hal-hal remeh.  setiap gerakan apapun pasti didahului dengan  menimbang ketat dari angel berbeda ala  sunnah Rasulullah.

Pelajarilah Niat,  karena sesungguhnya Niat itu lebih kuat – pengaruhnya- daripada amal.  Yahya bn Kastir

Terkadang amalan remeh menjadi besar pahalanya sebab niat, dan banyak amalan besar terlihat kecil – disisiNya- karena niat pula.  Ibn mubarok.

Wallahu A’lam.

Belajar dan terus pelajari segala jejak langkah Muhammad  dengan niat niat yang ketat dan pengaruh kuat.

Blessing Friday.  n still luv D. A

Coretan lama Sayyed %
Tulisan  jawaban tentang  mereka  yang tak terbaca lagi

Dunia salafi versus Ilmu Laduni

Islam iRasional dan klaim  Metodologi Barat

Rahasia agung Maulid Rasulullah 

Syiah dan kutukan wahabi

Dunia sufi dunia gila (majdub) 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون