Prolog hakikat Puncak Makrifat


image

Siapapun yang mengaku-ngaku bahwa dirinya telah ikhlas, tawakkal, makrifat (dan segala klaim positif lainnya),  maka ketahuilah bahwa ia telah Berbohong!! –  Ghazali

Allahumma solli ala alfatih lima ughliq….  sayyed ep bikailarobbi.wordpress.com

Pemahaman seseorang terhadap Allah Swt sesuai dengan batas akal dan perenungannya,  kesiapan dan semua tentang bekal syariah, thoriqoh dan hakikat yang telah ia raih dalam dirinya.  Tidak ada satupun manusia yang sanggup menyamai  makrifat orang lain  tentang Allah Swt dari segala arahnya.  Larangan pada semua manusia untuk tidak memikirkan tentang dzat Allah Swt sangat keras.  sebaliknya tidak ada satupun manusia yang selamat dari makayid untuk tidak memikirkan itu.  Mayoritas manusia yang senantiasa mencari hakikat dzat adalah orang-orang yang sedang ‘kebingungan’  dalam kebutaan dan hanya sanggup  meraba raba pemikirannya  dengan jalan ngawur.  disana mereka tidak menemukan cahaya iman yang masuk melalui dalil-dalil eksak. karenanya,  puncak dari makrifat adalah ketika seseorang merasa tidak sanggup untuk makrifat.  seperti ditegaskan oleh Sayyidina Abu Bakar Siddiq r. a.   Hal ini berkaitan erat dengan keterbatasan alam pemikiran manusia normal.  Allah Swt menunjukkan kebesarannya ketika sang Rasul bersabda : Barang siapa yang sanggup  memahami ‘jiwanya sendiri’  maka ia telah memahami Allah swt.  Allah Swt menjelaskan tentang kemustahilan seseorang untuk ‘makrifat’  memahami jiwanya sendiri,  sebab inilah Allah Swt sangat mengerti bahwa kita (manusia)   tidak akan pernah sampai dan sanggup  memahami jiwa kita sendiri.  begitu juga memahami diri kita sendiri dengan sisi manusiawinya.  kemisteriusan dan kemahabesaranNyalah yang menutupi luasnya tabir   sesungguhnya manusia memang tidak sanggup untuk menyatakan  makrifatNya.  Puzle dari takdir kedlhaifan seseorang kerap menyadarkan manusia pongah untuk selalu tertunduk tuma’ninah,  khudu’ dengan segala klaim dan lebih memilih untuk  diam dalam kebodohannya.  dengan segala kelemahan manusia nan nyata ini maka imam Sya’roni memberikan kesimpulan tegas bahwa ;

Kebingungan seseorang dalam pemahaman makrifat yang mustahil adalah puncak dari wujud hakikat wushul ‘sampainya’  seseorang kepadaNya.&nbsp

; Wallahu a’lam Bissowab. koreksi n fahami.  temani dirimu dengan para syaikh..  pendiam Anwar Qudsiyyah –  Bayan adab Ubudiyyah. Sya’roni Rulez G unit.  dorm Cirebon.  menjelang Dukha ahad pagi 29th des- end year 2015

… wama taufiqi illa Billah

tulisan terkait :

Dunia salafi versus Ilmu Laduni

Islam iRasional dan klaim  Metodologi Barat

Rahasia agung Maulid Rasulullah 

Syiah dan kutukan wahabi

Dunia sufi dunia gila (majdub) 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون