Hukum Menghilangkan Tato dan Bersuci


image

BikailaRobbi.Wordpress.com
sayyed ep

Wasam atau tatto permanen terlihat jelas dilengan kiri  pemuda arab berbadan gempal yang sedang berlari-lari kecil. disini kain putih menyatukan level manusia disiNya membungkam klaim identik atas prilaku pembatik badan yang sedang melafadzkan dzikir-dzikir Thawafnya. 

Kisah thawaf dan fenomena manusianya telah tercatat pada tulisan lama

: preman dan copet Masjidil haram. perasaan fun, capek, incridable dan relegious menjadi satu. umroh pada bulan suci Ramadhan sungguh sangat mengesankan. 22 jam lebih perjalanan Hadramaut – Makkah terbayar lunas plus bonus besar  dari  pengalaman tak terlupakan.

Beruntung pula sayyed dengan mudah dapat menghapal dan langsung berani memutari dua kota suci ini sendirian hanya dengan sekali keliling masjidil haram saja. bekal kebiasaan nekad saat bepergian jauh lintas propinsi di negara Bilqis. Di Masjidil Haram, Babussalam salah satu pintu terkenal yang menjadi
patokan utama kami saat pertama kami berkumpul setelah menyudahi Umroh dengan tahallul.

Tatto

Sebenarnya tidak hanya tato yang dapat menghalangi label sah dalam bab bersuci. semua benda yang menutupi setiap pori-pori tubuh adalah mawani’ -penghalang-. karenanya tinta permanen, cat, atau perban juga dapat menutupi bagian wajib yg harus dibasuh.

Tato yang sudah menjadi trend style abg, pemuda dan para orang tua yang terlambat girang merupakan sebuah identitas yang kerap dibanggakan. Sayyed pun banyak memiliki teman karib dan kenalan dengan tato di tangan dan sekujur tubuh mereka.

Secara kaidah dohir dan hukum yang saklek. memang mereka yang memiliki tato ibadahnya tidak akan diterima. Apakah wajar mengharapkan imbalan suci sementara salah satu sarat mutlaknya terabaikan. ketika wudlhu dan junubnya tidak dianggap, bagaimana dengan shalat. ketika benda najis berupa darah kental dan tinta itu terabadikan.

Seperti yang telah disinggung dalam tulisan (bukan) kontroversi sayyed terkait jual beli di internet. Masalah inipun sebenarnya fleksibel.

Ada dua kemungkinan yang twrjadi bagi pemilik tatto. pertama ketika ia bisa menghilangkan tatonya tanpa efek samping yang membahayakan maka wajib baginya untuk menghapus dan menghilangkan tato tersebut. sementara jika tidak mungkin dihilangkan karena bahaya yang lebih besar maka hal tersebut dihukumi ma’fu -dimaafkan-. Semua ibadahnya sah lantaran dalam posisi dlorurat. pun demikian ia harus banyak bertobat dan minta maaf atas perbuatannya.

Warning dari Alquran dan hadis Nabi terkait kecaman berupa laknat kepada para pentato, penyambung rambut dan mereka yang merubah bentuk ciptaanNya sangat nyata. menunjukkan bahwa perbuatan itu sangatlah keji dan harus dihindari. Laknat adalah sebuah doa agar orang yang melakukan hal bodoh itu dijauhkan dari rahmat ampunanYa.

Bagaimana jika orang yang melaknat kita adalah seorang Nabi?

Semoga selalu dalam kewaspadaan dan berhati-hati dalam berteman. Sungguh semua akan mempengaruhi kita kelak dimasa kritis, masa setelah masa depan itu nyata.

Ref: ingatan lama. Busrol Karim bab Taharoh. ayat ahkam. ahadis ahkam.
beberapa coretan labil :
Cinta Tak Kunjung Padam?
Rahasia Kebaikan
Gerbang Kehancuran Wanita
(Pengalaman) Tidur disamping Jasad Rasulullah PBUH
Hasrat Wanita
Alasan Jilbab Hanya Sebagai KEDOK
Yang Haram dibaca Perempuan

Wallahu A’lam.
Rinduku ya Muhammad
brithdayz edition. luv

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون