Rasionalisme Bangkrut?


image

Semoga jalanmu dimudahkan kawan,
ubah semua tentang rasionalisme yang memasung idiologi rapuh itu keep ur head UP

Watawa saubilhaqqi watawasau bissobr
” Saling menasehati dalam perkara yang haq dan kesabaran” – al ashri

Sayyed ep BikailaRobbi@wordpresss.com

Untuk  kali keduanya  Sayyed kedatangan teman lama yang sedang labil  dalam  ‘masalah’ finansial.  kejadiannya  hampir mirip dengan yang pertama, hanya datang dan mendekat saatsedang susah dah sudah diambang kebangkrutan. ada apa dengan ini semua kawan?

Keinginan manusia menjadi yang tetdepan dalam bidang  finansial memang bukan aib, bukan pula sebuah dosa yang patut ditaubati. selama masih selaras dengan yang digariskan sang maha sidiq maka semua jejak langkah akan menoreh keberkahan hidup sejati.

Meski  teman karib yang kedua ini lulusan pesantren juga, entah mengapa dia begitu terbelenggu dengan rasionalisme yang memasung hampir semua sisi konservatif. dalam pengakuannya, ia kerap acuh tethadap petuah- petuah para senior yang menurutnya kurang etis dan diluar nalar. begitu juga dengan adat yang sudah diyakini oleh mertuanya.

Syukuran, sedekah, surak, memilih hari hari baik dan segala tentang mitos daerah  bukanlah ritual yang harus dihindari agar tidak terjadi kemusrikan hakiki. kearifan lokal dari budaya-budaya setempat kadang menimbulkan fitnah keresaham bagi para pendatang, apalagi mereka yang berfikir liberal menuhankan rasio.

perlunya pendamping yang membimbing ke level   manusia bijak yang menghargai sesama  adalah satu kewajiban bagi manusia lemah seperti Sayyed. agar segala hal yang berbentuk abstrak bisa diselami  dengan mudah hingga kepala inipun tertunduk tanda iman.

Dalam curahan hatinya, ia menjelaskan tentang tanggungan hutang yang menumpuk hingga ratusan juta. Inova dan dua motor telah digadaikan, pun ia sempat  memperlihatkan sms dari keluarganya terkait surat tanah yang hampir disita.

Menjadi Orang kaya Baru pasti banyak memiliki musuh yang akan hasud dan memancarkan penyakit ‘ain’. penyakit aneh yang dapat meluluhlantahkan segala nikmat  disebabkan pandangan mata dari orang-orang yang iri atas nikmat yang kita dapatkan.

Ucapannya tegas, jelas menggambarkan penyesalan yang dalam. Berdalih telah mendermakan sebagian hartanya kepada yang berhaq. namun entah mengapa kebangkrutan ini tetap terjadi?

Ketika Sayyed dimintai pendapat dia  kerap  enjoy dan  cerita sendiri sambil tetap menuhankan rasionalitasnya. lebih senang menjadi vokalis daripada audience.  hmm ….

Entah solusi apa yang ia minta. yang pasti dia  ingin sekali dekat dengan seorang  Guide sejati yang bisa menunjukkan tabir dari sebuah peta perjalanan hidup yang akan ditempuh  demi keluarga yang ia emban.

Selamat berjuang kawan. semoganya aku semogakan

coretan lama (edisi Saudi):

Jambret Masjidil Harom
Sayyed Diusir Polisi Makkah

Lika Liku Jamaah Hajji Indonesia
Pengalaman Tidur Disamping Jasad Nabi
Curhat Para Pecandu xxtc :
Curhatku Kepada Rasulullah

Alquran Bukan Mainan

Cinta Tak Kunjung Padam

Imsak Bukan Batas Mulai Puasa?

Belenggu Hasrat Konta Kesabaan

Hatimu Jawaban

Inikah Nikmat Sejati?

CInta Buta?

Hukum Dry Cleaning Possible

Perempuan Mulia yang Terlupakan

98% Puasa Kita Batal!

Daftar Isi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون