Meyakini Kewajiban sebagai Sunnah? (Dalam sholat)


sayyed ep

sayyed ep

BikailaRobbi.wordpress.com

Sayyed EP

Basic syariah adalah timbangan segalanya, maka hiasilah harimu dengan terus menapakkan kaki pada pemahaman yang matang atau semua  bekal dari  amal dan ibadah kita kelak hanya akan menjadi  sia-sia  disisiNya.

Syariah lahir yang mengatur segala aspek ibadah dan muamalah adalah keniscayaan yang tidak bisa ditawar lagi – ma labudda minhu- bagi manusia mukallaf.

setiap laku hidup seseorang dari bangun pagi sampai tertidur lagi ditimbang dengan garis syariah yang terangkum dalam tujuh penilaian skaligus apakah memiliki nilai wajib, haram, mubah, makruh, sah atau batal. sudahkah semuanya memenuhi syarat dan rukunnya?

Meyakini Sunnah sebagai Rukun dalam Sholat?

Ibnu Hajjar dan Romli memiliki perspektif berbeda terkait keyakinan  awam dalam kegamangan mereka ketika sulit membedakan mana rukun dan sunnah pada satu kesatuan ibadah sholat.

Jika mereka meyakini bahwa smua gerakan dan ucapan dalam sholat -(tanpa mengerti rinciannya) adalah Arkaan -rukun-  maka keyakinannya ini menurut Ibnu Hajr tidak membatalkan sholatnya, smentara Romli menilai keyakinan tersebut bisa menyebabkan tertolaknya -tidak sah- ibadah, karenanya siapapun harus mengerti batasan rukun, sunnah ab’ad dan haiyat sholat.

sebaliknya jika gerakan dan ucapan dalam sholat diyakini sebagai sunnah maka kedua imam tersebut sepakat menganggapnya sebagai ibadah yang sia-sia dan otomatis batal.

Kehati-hatian dalam menjalankan ibadah dan muamalah bukan saja dengan memahami perbedaan syarat rukun, sah dan batalnya. lebih dari itu mengetahui praktik dari seorang alim urgen untuk didalami mengingat pemahaman tekstual dan kontekstual tidak selamanya berjalan selaras. ada aspek pngalamaman yang  hampir tidak  pernah ditemui dan tertulis dalam kitab manapun.

Jika dalam sholat saja terlihat pelik bagi mayoritas manusia awam , maka bagaimana dengan segala aspek kewajiban lain yang pasti memiliki kemungkinan  antara diterima dengan sah atau  batalnya tanpa menyadari batasan dan aturan0aturannyanya. demikian ini hanya dilihat dari sisi luar saja. bagaimana jika dikaitkan dari sisi lainnya?

Semoga smua ibadah dan muamalah -apa adanya- kita diterimaNya. amien ya Rabbal alamien

Wallahu a’lam

 

– Nikmati coretan lama sayyed

Pengalaman Tidur disamping Jasad Rasulullah

Rahasia Lailatul Qadar

Alasan Jilbab Hanya Sebagai KEDOK
Yang Haram dibaca Perempuan
Omong Kosong (Corrupted X Files)

Jambret di Masjidil haram

Ceck Curahan hati sayyed lainnya :

Malaikat Cuti Libur ?!

Penikmat Dosa yang Samar

Amarah dan Cinta

Maha Karya Tuhan

Manusia Labil

Hakikat Ilmu

Janda Dan Duda @ first Nite

Wahabi Adalah Syiah

Manfaat Doa yang (TIDAK) Terkabul)!!!

Lailatul Qadar Sesungguhnya?

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون