Menguak Kemulian Rasul Sang Nabi ?


Sayyedepp

Sayyedepp

Menguak Kemuliaan Rasul sang Nabi?

Sayyed Ep Bikailarobbi@wordpress.com

Mungkin kita sering mendengar kata-kata nabi dan rasul tetapi masih belum begitu memahami perbedaan penggunaan istilah-istilah tersebut. Sekilas memang memiliki kemiripan dan bahkan bisa dibilang sama, karena baik rasul maupun nabi adalah orang-orang pilihan yang menjadi panutan seluruh umat manusia.

Al-faraa, mengartikan perbedaan antara nabi dan rasul : bahwa rasul adalah orang yang diutus kepada mahluk ( manusia dan jin) dengan membawa risalah melalui mlaikat Jibril baik dengan berdialog secara khusus maupun terang-terangan. Sedangkan nabi menerima wahyu melalui ilham yang datang saat sang nabi dalam keadaan tidur. Semua rasul adalah nabi dan tidak sebaliknya.

Imam Nawawi Syiria tidak sependapat dengan Al-faraa yang mengatakan bahwa nabi tidak memiliki keterkaitan dengan Jibril, Nawawi beranggapan bahwa nabi juga sama seperti rasul yang mendapatkan risalah wahyu melalui Jibril. Sedangkan Qadhi Iyadh menjelaskan lebih jauh terkait kemiripan nabi dan rasul: seorang rasul diwajibkan atasnya menyampaikan risalah kepada kaumnya sementara nabi tidak memiliki kewenangan itu, disamping itu, rasul juga pasti memiliki mukjizat, kitab dan syariat yang menghapus syariat-syariat rasul sebelumnya.

Lebih utama Nabi atau Rasul?

Kesimpulan dari beberapa argumen diatas kita pasti menyangka bahwa derajat personal rasul lebih utama daripada nabi, karena rasul memiliki keistimewaan lebih banyak dibandingkan nabi. Pendapat ini dipilih oleh mayoritas ulama.

Ibnu Abdussalam dan beberapa ulama lain mengatakan bahwa nabi lebih utama dari rasul. Buknakah wahyu yang diberikan secara khusus lebih sepesial dibandingkan wahyu yang umum. Sang nabi diberi wahyu secara khusus hanya untuk dirinya sendiri sementara rasul diwajibkan baginya membagi-bagikan wahyu kepada umatnya.

Pertanyaan terakhir. siapakah Muhammad, seorang nabi atau rasul?

Alqaul al-badie – Sakhowi Feat Sayyed EP

Wallahu a’lam

next :

Sahabatmu adalah Musuhmu!!!!

Indah belum Saatnya

 

2 Comments (+add yours?)

  1. someone
    Aug 07, 2012 @ 18:44:17

    Assalamualaikum…
    Nabi Muhammad Saw adalah seorang Nabi, Rosul adalah jasad, Rosululloh adalah hati…jadi isi ke 25 Nabi adalah masih Rosululloh juga..
    Jika ada anggapan bahwa Nabi Muhammad Saw adalah manusia biasa…sungguh…terlalu…
    Wassalam…

    Like

    Reply

    • Sayyed EP
      Aug 07, 2012 @ 19:01:28

      Waalikum salam warahmatullahi wabarokatuh

      saya bukan hendak menafikan Kerasulan beliau, cuma agak ‘merasa’ bingung ketika menggabungkan kajian para ulama yang telah merangkum perbedaan dari makna Nabi dan Rasul diatas mas.
      Rasulullah Muhammad Saw adalah nabi dan Rasul, keterangan Rasul-nya Muhammad ini ada dalam Alquran. Laqod jaa akum Rasulun .. alayat
      dan ayat : Annabiyyu Aula bil mu’minina min anfusihim.. al ayat.

      Karenanya saya meyakini bahwa beliau adalah : Sayyid dara semua Rasul dan Nabi Allah yang pernah di utus dibumi ini.

      Ana Sayyidu waladibni Adam wala Fakhr..- alHadis
      Sayyed Ep

      Like

      Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون