Alasan Mengapa Sabar (Tidak) Ada Batasnya?


Sayyed Ep

Sayyed Ep shock Therapieszt

Alasan Mengapa Sabar  (Tidak) Ada Batasnya?

Sayyed EP : bikailarobbi.wordpress.com

Paradigma Sabar dan Syukur Sayyed

Dua tahun  lalu Sayyed ep pernah gegabah dalam memberi penilaian prematur dari   rangkumnan  persamaan derajat Syukur dan Sabar terkait siapa yang lebih utama, antara pelaku kehidupan papa yang sabar  dan si kaya yang bersyukur.  Saya pun  cenderung mengungulkan derajat  orang kaya dan  bersyukur lantaran cobaan kepada mereka yang bergelimang harta  terlihat lebih menantang dan rumit. Bukankah dengan uang setiap orang bisa melakukan apa saja, baik kelaliman maupun kebaikan? Sementara mereka yang tidak diberi ‘anugrah’  kekayaan dunia tidak mendapatkan godaan ini. karenanya siapa yang godaannya lebih besar otomatis pahalanya lebih besar, begitupun sebaliknya. seperti dijelaskan dalam tulisan ini.

Setelah membaca referensi lain  serta  selintas mancermati kehidupan  kaum papa  ala orang-orang pilihan itu, sekarang saya mengimani bahwa derajat sabar lebih utama dari pada  Syukur. Walaupun sebagian mengatakan : ketaan seseorang dalam keadaan lapangnya  rizqi lebih berat daripada dalam keadaan susah  dan tidak berkecukupan. Bagaimana menilai antara ibadah (bersyukur) dalam keadaan ‘segalanyaa dimudahkan’ dan ibadah ketika semuanya di beratkan tapi (terus bersabar)?

Sabar Lebih Utama Dari Sukur

Apakah mungkin  menilai  rahasia pelaku syukur dan sabar  dengan obyektif, merasakan apa yang dirasa  orang lain adalah omong kosong. penilaian ini harus dilakukan oleh praktisi keduanya. Enam argumen logis berikut akhirnya menjawab kegelisahanku terkait  pertanyaan mengapa pelaku sabar  pantas menempati level surga tertinggi :

  1. Orang yang bersyukur mencari Allah dari balik hijab (harta dan kenikmatan dunianya) sementara orang sabar mencari Allah tanpa hijab .
  2. Orang yang bersyukur beribadah karena ada maunya terkait nikmat dunia sementara orang sabar beribadah hanya karena cinta KepadaNya.
  3. Orang yang bersyukur merasa bangga dengan kepemilikan nikmat hartaNya sementara orang yang sabar bangga karena Pemiliknya (Tuhannya).
  4. Orang yang bersyukur mengikat jiwanya dengan kinikmatan-kenikmatan sementara orang yang sabar mengikat hatinya bersama pemberi nikmat.
  5. Orang yang bersukur selalu berkata : selama nikmat masih bersamaku,  sementara orang sabar berkata:  tidak perduli jika ada masalah apapun yang  menimpa kepadaku. (Albaqoroh :155-157)
  6. Pahala orang yang bersyukur memiliki batas hanya dilipatgandakan saja, sementara pahala orang yang bersabar tidak terbatas (hanya Allah yang tahu). Seperti dijelaskan dalam Quran.  Syukur (Ibrahim : 7) dan balasan Sabar pada surat : (Az Zumar: 10).

Alasan terakhir inilah yang menguak sedikit tabir dari hakikat sabar yang sebenarnya, tidak adanya batasan pahala bagi mereka yang bersabar dan janji Allah akan   nikmat-nikmat  yang tertunda  adalah ganjaran yang wajar  mengingat  banyaknya aral merintang bagi pelaku  sabar tanpa batas ini.

 

Notice alert : Tantangan Penikmat NikmatNya

Sebenarnya pelaku Syakir -orang yang bersyukur-  juga memmiliki kewajiban untuk bersabar dalam membagikan  sekaligus menjaga amanat titipanNya  dengan baik dan benar. Bersabar dan ikhlas dalam beramal (meskipun beramal tidak harus ikhlas).

Jika  keduanya baik kaum papa maupun kaum manja ini sama-sama  dihadapkan dengan kesbaran ekstra dalam prakteknya, masihkah penulis cenderung memilih kaum papa  yang sabar daripada mereka yang berkecukupan yang bersyukur plus sabar. Ia tetap masih, dengan dalih di atas. Saya  yakin gaya hidup Rasulullah adalah contoh kongkrit dalam ujian kesabaran ini. walaupun pujian Allah terkait kekayaan Nabi Sulaiman juga kerap ditemui dalam ayat-ayat Alquran.  Apakah benar derajat sabar kaum papa lebih berat? Coba anda rasakan sendiri.. panulis jelas  belum siap menjaga keseimbangan imannya (:

Wallahu A’lam

Imam Rifai Qaddasa Allahu Sirruh Feat Sayyed EP Rulez!

agar lebih jelas dan kumplit nya klik dan baca  link-link bergaris bawah

Related curhat :

Surga para artis

Batas kesadaran Pemabok

Wanita Penggoda Yusuf?

Para penikmat dosa yang samar

Mengenang Kebencian dendam

Kemarahan Aulia usah dimengerti

Koruptor

Bahaya dan Manfaat Sombong

Alqur’an Mainan -miris-

Rahasia Ramadhan Kariem

26 07 2012 – G UNIT DORM.. Curhat iseng  setelah Bangun tidur

 

Ceck Curahan hati sayyed lainnya :

Malaikat Cuti Libur ?!

Penikmat Dosa yang Samar

Amarah dan Cinta

Maha Karya Tuhan

Manusia Labil

Hakikat Ilmu

Janda Dan Duda @ first Nite

Wahabi Adalah Syiah

Manfaat Doa yang (TIDAK) Terkabul)!!!

Lailatul Qadar Sesungguhnya?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون