Ternyata Puasa Kita Batal, Tidak Sah!


sayyed ep

sayyed ep

Religious fasting is limited by time, while spiritual fasting is forever and lasts throughout one’s temporal and eternal life. This is true fasting. – Abq  Jay

Sayyed ep Bikailarobbi.wordpress.com

Saum, Shaum dan Siyam derivasi dari kata Shoma Yasuumu Sauman Siyaaman, yang sering di artikan dengan puasa. Puasa yang saya tahu hanyalah semua yang berkaitan dengan  aksi ‘menahan’ atau menjaga. Kata ini jika dikaitan dengan Ramadhan berarti : Ritual  menahan diri – dimulai dari munculnyq fajar sidiq waktu subuh sampai  saat matahari tenggelam -dari segala sesuatu yang menyebabkan tidak sah (batal) nya puasa baik makanan, minuman,  ucapan maupun tindakan.  Sangat sulitkah, memang (:

Dikalangan awam, hakikat puasa mungkin  sebatas bebas dari asupan nutrisi, gizi maupun racun yang kerap menyebabkan obesitas seseorang dengan sadarnya. Ritual puasa seperti itu sebenarnya  khusus bagi mereka yang belum  mukallaf (dikenai kewajiban syareat Islam) seperti para  batita -bayi dibawah tiga tahun- yang dipaksa ibunya untuk tidak minum asi lagi demi untuk berbagi dengan calon adik bayi yang kelak lahir.

Bagaimana dengan orang-orang  mukallaf yang tulus melaksanakan puasa hanya menahan dari makan dan minum, apa ia puasanya tidak sah? Sah dan tidaknya puasa seoseorang dinilai dari sisi lahir. Jika ritual tersebut sesuai dengan kaidah syarat dan rukun yang digariskan oleh ulama Fiqih maka secara lahir puasa  kita sudah di hukumi sah.

Puasa Lahir

Puasa kedua  ini hanyalah puasa biasa, sama seperti puasa yang wajar, seperti  definisi yang telah disebut diatas. Hanya saja ada penekanan sedikit  dari sisi ucapan dan perbuatan si sooim –orang yang sedang puasa-.  Adanya warning dari Nabi terkait kerugian yang nyata dari  para pecandu puasa lahir versi pertama menjadikan puasa versi kedua ini sebagai keharusan yang tidak boleh dianggap remeh.  Karenanya kesadaran akan menjaga ucapan dan perbuatan dari hal-hal yang menjurus keluar dari batas lazim harus ditekankan lagi demi mengais predikatat Fitri  yang sebenarnya.

Mungkin puasa versi kedua ini impossible terutama bagi kalangan remaja. Sebagai mahluk sosial pastinya terbiasa mengisi hari-harinya dengan  kesibukan membunuh kegalauan dengan segala media yang ada, baik verbal maupun visual :   bercanda. pacaran , ngabuburit, nonton , dst…  Pertanyaannya apa batasan ucapan dan perbuatan yang membatalkan puasa versi Nabi? Mungkin ucapan Nabi ini adalah jawaban simpel dan mengena: “Diantara ciri dari bagusnya Islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang sia-sia”. –HR BUKHORI.  Hal ini sering di apresiasi orang-orang dulu dengan menyibukkan dirinya menghatamkan Alquran berkali-kali selama Ramadhan disamping  melakukan ritual bekerja dan membantu sesamanya.

sa

sayyed

Puasa Abadi

Puasa versi ketiga dan keempat ini adalah puasa yang sesungguhnya, puasanya orang-orang pilihan , puasa hati dan perasaan,  puasa para pecinta sejati, puasa sepanjang  hidup, puasa dari segala hal  yang bisa melupakan eksistensi-Nya. Puasa para Nabi, Siddiqien dan Solihien. Jika teori puasa yang seperti ini di wajibkan kepada manusia zaman sekarang, saya mempresentasekan minus 2%   dari semua mukallaf di dunia ini sanggup menjalakannya.  Hal tersebut adalah Taklif  bima la yutoq ( beban kewajiban yang tidak akan disanggupi) oleh manusia pada umumya, karenanya ulama Ushul Fiqh sepakat bahwa Taklif tersebut  tidak ada. Jikapun ada dan diwajibkan, maka  penulis memastikan  mayoritas  puasa kita manusia umum adlah tidak sah dan batal secara lahir dan batin😦.

Hmmm… curhat yang cukup panjang

Semoga Bermanfaat.  Amien

baca juga :  Curhatku  padamu Muhammad

Tragedi Syiah dan Wahabi

Menlawan Egoisme

Bahaya Memahami Alquran

16 07 2012-07-16 2nd Floor of G-UNIT DORM.

4 Comments (+add yours?)

  1. Sayyed EP
    Aug 14, 2012 @ 11:59:25

    waalikumsalam wr wb
    silahkan dibaca ulang mas..

    memang tulisan saya kurang enak dimengerti..
    intinya yg batal dan tidak sah itu hanyalah menurut kriteria ke 3 dan itu bukan TAklif (yg dibebankan) kepada kita sebagai orang awam..

    puasa hakikat hanya dijalani oleh mereka yang menjalankan puasa sepanjang hidup.. karenanya sebagaian menamakn itu dengan khususl khos..

    trima kasih
    salam Sayyed EP

    Like

    Reply

  2. Agung
    Dec 09, 2013 @ 12:39:12

    Maafkan awam

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون