Beban Hidup Keluarga (Berjudi Melawan Takdir)


Best Sayyed EP
Siang itu hp berdering,  sebuah sms dari seorang kawan (tua) menyuruhku untuk segera beranjak pergi ke sebuah tempat yang lumayan jauh dari asrama. Hmm karena masih lelah  mengikuti  kegiatan kampus,  saya hanya bisa  berjanji untuk menemuinya sore nanti habis ashar.

Masih dalam suasana kantuk, plus belum  sempet take a nap, saya menemui seseorang yang jauh-jauh datang dari cirebon demi memenuhi janji.

Raut muka yang sumringah terpancarkan dari wajahnya, meskipun saya tahu beban kehidupan keluarga yang ditanggungnya begitu berat seperti yang sering dia ceritakan selama ini.

Seperti biasa, saya  senyum-senyum  tanpa banyak bicara, hanya menampik beberapa pertanyaan basa-basi dengan jawaban ala kadarnya : ia dan tidak.

Semakin sore dia mungkin merasa bosan dengan keadaan rumah dimana dia menginap (krn ditempatkan dikamar praktek dokter) akhirnya dia pun mengajakku keluar mencari makanan khas untuk sekedar membuang kebosanan sementara.

Selepas makan-makan kami kembali ke rumah semula. Di sana lagi-lagi dia menceritakan perihal keluarga dan masa depan pekerjaanya, sampai membanding-bandingkan nasibnya dengan beberapa kerabatku yang menurut dia adalah orang-orang yg telah sukses dalam menggapai dunianya.

Lagi-lagi aku tidak banyak komentar, terdiam tanpa memberikan masukan ataupun solusi yang cerdas demi men support atas apa yang selama ini dia perjuangkan demi keluarganya.

Dilematis memang. Nasib dan Kehidupan sudah tersirat paten dalam catatan di laukh mahfud sana, apakah doa dan usaha kita mampu merobahnya?

Ingatan lamaku kembali tergugah terkait pertanyan-pertanyaannya yang tidak sempat aku jawab.

Manakah yang lebih mulia? Si kaya yang mensyukuri ni’matnya ataukah si Miskin yang bersabar dengan segala keterbatasannya.

Jogja 12 Februari 2010

 

Klick Daftar isi : coretan lama Sayyed

Jambret Masjidil Harom
Sayyed Diusir Polisi Makkah

Lika Liku Jamaah Hajji Indonesia
Pengalaman Tidur Disamping Jasad Nabi
Curhat Para Pecandu lainnya :

9 Rahasia Tuhan

Dibalik Bahaya Jenggot Pria?

Wali setan dan Klaim Wahabi

Alquran Mainan

Belenggu Jurnalisme Gossip

Menguak Rahasia Sombong

Curhatku Pada Muhammad

Ibadah demi Meraih Simpati TUhan

Cara Baik Membalas Caci Maki Sahabat

Jogja Dalam Kenangan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون