Sisi Positif Dibalik Skandal Artis (Di paksa Masuk Surga)


SAYYED EP

Aan Hitam Jakarta : Sayyed EP

Dipaksa Masuk Sorga!!??!??*
Sayyed EP .. Bikailarobbi

Persoalan masalah qabd ( pencabutan nikmat) dan basath ( pemberian nikmat) bagi para praktisi dunia Tazkiyatun nafs (orang yang konsentrasi membersihkan jiwanya dari semua hal yang tercela ) merupakan hal yang sangat bertentangan dengan kenyataan yang dirasakan manusia pada umumnya. karenananya mereka akan sedih dan merasa tidak dicintai lagi oleh Tuhannya ketika dalam empat puluh hari saja tidak pernah merasakan qabd berupa musibah dari musibah-musibah yang bisa memaksanya untuk kembali mengingat dan merengek-rengek pada Sang Pencipta (Allah). Kok bisa?

Ya memang, bukankah kita sebagai orang awam saja sudah merasakan butuh Tuhan hanya ketika kita dalam keadaan hampa, terjepit dan semua keadaan yang menurut kita merupakan cobaan atau musibah? Bukankah kita sering mendengar dan mengatakan ketika ada orang yang dirundung penyakit dan musibah: “ orang itu sedang diperingatkan oleh Tuhan, diuji kesabarannya, lagi dikurangi dosanya,” dan intinya orang-orang yang sengaja diberi musibah adalah orang yang sedang dicintai dan dirindukan oleh Tuhan agar mereka kembali sadar, bertaubat dan kembali berbuat baik pasca musibah-musibah itu reda dan merasakan kehidupan yang normal lagi.

Keadaan yang jauh dari qabd (pencabutan nikmat) akan membuat para praktisi Tazkiyatun nafs sangat khawatir dan ketakutan. Mereka akan mengira bahwa mungkin saja selama ini nikmat yang telah diberikan Tuhannya hanyalah istidroj ( anugrah dan keistimewaan yang umumnya diberikan pada hamba-hamba yang sering berbuat maksiat/kafir), dan jika memang nikmat itu benar-benar istidraj maka akan sia-sialah semua anugrah itu. Istidraj hanya akan menjadi beban yang berat di akherat kelak, karena istidraj merupakan sebab yang menjadikan orang makin jauh dari rahmat Tuhannya sehingga melupakan segala sesuatu yang berkaitan dengan Agama dan dunia sosialnya. Dari sinilah mengapa para penganut Tazkiyatun Nafs merasa tidak nyaman ketika dalam jangka empat puluh hari saja tidak diberikan sedikit peringatanpun yang datang melalui qabd dari Tuhannya.

Sebaliknya orang awam akan merasa nyaman dan damai sampai berpuluh-puluh tahun lamanya, karena mereka tidak pernah sadar bahwa semua nikmat yang diberikan Tuhannya adalah istidraj yang hanya akan mengakibatkan mereka Semakin nyaman dan senang untuk terus terjatuh dalam kenistaan dosa dengan mengikuti segala syahwat iblis hingga tidak menyadari bahwa mereka telah dijauhkan dari Tuhan dan dari nikmatnya mendekatkan diri –tafakkur taqorrub- pada sang Pencipta.

Maka dari itu ketika manusia mendapatkan musiabah sebenarnya mereka sedang dirindukan oleh Tuhannya, disuruh untuk mengingat-Nya dan kembali mendekatkan diri dengan merengek-rengek meminta ampunan-Nya. Seolah-olah Tuhan memaksa mereka untuk memasukannya kedalam jalan yang diridhoi-Nya. Semakin sering manusia diberi musibah (qabd) maka mereka semakin dekat dengan Tuhannya. Dan hanya orang-orang yang terpilihlah yang sering meminta keadaan qabd ini, bahkan dalam satu keterangan mengatakan bahwa keadaan qabd merupakan hari raya bagi orang-orang yang tertekan (almudtir). Karena pada hari itu mereka sedang diuji dan dirindukan Tuhannya.
Dari sini kita akan menyadari bahwa Tuhan tidak menginginkan Ariel untuk terus terjerumus dalam gelimang dosa hanya karena semua anugrahnya adalah Istidraj . Tuhan memberikan qabd kepada Ariel agar dia kembali kepangkuan-Nya. Kembali sadar bahwa Tuhan sedang merindukannya. Bagaimanapun Tuhan maha pemaaf dan menerima tobat segala dosa yang telah dilakukan oleh hambanya. Hmmm aku yakin Tuhan sedang memaksa Ariel untuk mengikuti jalan lurus-Nya dan akan dimasukan Ke Surganya. Amen.

*Coretan iseng ini ditulis pasca Sayyed EP kuliah di Jogja dan di terbitkan di kompasiana.com dengan judul Ariel Dipaksa masuk sorga, hasil dialog dengan teman kampus a.k.a Abdul Halim Blitar, yang memang praktisi dunia malam ( tukang sholat tahajjud tafakkur dan taqorrub hehehe).

Di Kompasiana ada yang Komplain dgn judul yg saya berikan :
Masuk surga kok hars dipaksa. Sebetulnya masuk surga itu lebih murah harganya dari pada biaya masuk neraka. Untuk masuk neraka itu butuh biaya banyak. Orang-orang harus menghambur-hamburkan uangnya di jalan mahsiat. Sedangkan untuk masuk surga bahkan ga perlu banyak biaya, tinggal rajin solat 5 waktu dan menjalankan rukun Islam lainnya serta peduli sesama aja dah cukup untuk masuk surga Allah swt. >>>Halaaaaaah gua ini kok mirip Ariel … eh salah. Kok mirip ustadz aja.
Sayyed EP:
Masuk surga kok hars dipaksa: liat salah satu asma’ul husna ada ALQAHIR, tanya ke ustadz terdekat apa makna dan korelasinya dengan JUDUL artikel INI.

Sebetulnya masuk surga itu lebih murah : kebalik mas, jangan dibandingkan fulus dengan surga, surga sangatlah mahal secara naluri awam  meninggalkan maksiat lebih sulit drpd melaksanakan taat.
maksih mas.. n cheers

Klickt tha worst artikel below for a wowwwww expresssion :
Mendekap Kerinduan Sejati  :

CInta, Usah Dimengerti

Mengenangmu

Nimat Bercinta Denganmu

4 Comments (+add yours?)

  1. blackbluewhite
    Jan 12, 2012 @ 01:55:46

    postingan anda sangat bagus, tetap lanjutkan..

    Like

    Reply

  2. Eddy
    Apr 26, 2013 @ 11:46:48

    Assalamualaikum kang sayyed ep…matur nuwun.

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون