Terbuai Bayang Ilusi (Penikmat Dosa Yang Samar!)


Madinah Ltd

Madinah Rasul

Menjelang Makrifat

Cobaan yang paling membunuh karakter manusia sejati ternyata bukan lagi terbatas godaan lahir seperti  materi dan  sejenisnya seperti yang sering aku tulis dalam catatan sebelumnya. Walaupun hal itu sangat berperan aktif membawaku dalam kealpaan tiada henti. Sesuatu yang yang membelokkan niat dan ketajaman pandangan hati itu kerap mendominasai kala aku sengaja menyibukkan diri dengan rutinitas yang memang harus aku tekan keberadaannya. Langkah ini semakin lunglai ketika peta yang dulu aku bawa kemanapun aku pergi sengaja digantikan dengan peta-peta lain yang belum terverifikasi atau tidak sepenuhnya aku fahami. Ternyata buku dan kecerdasan fikiran tidak bisa menembus batasan yang telah aku targetkan.

Sisi konservative memperbudak fikiran dasar tanpa dibarengi dengan pemahaman akan aktualisasi teori-teori positif  masa lalu dengan kenyataan kehidupan masakini. Untuk bisa kembali melejit pada tingkatan yang dijejaki para penikmat jajanan khalwah (manisan) yang pernah dibagi-bagikan secara gratis kala itu, memang bukan sebuah persoalan mudah. Cahaya yang begitu nyata membuat semua mata berkaca-kaca, mengapa dia begitu maksimal meresapi setiap anugrahnya?

Hal kecil yang dijalaninya sepenuh hati merobek anganku yang sering memimpikan sebuah anugrah agung dengan mengaggap remeh sesuatu yang  sebenarnya sangat menunjang pada sebuah keberhasialan besar dan nyata. Meminimalisir rasa benci dan meningkatkan derajat cinta universal adalah cara yang sangat membantu meningkatkan pijar baru yang akan membawa kita menuju terbukanya rahasia-rahasia hakikat cinta yang hanya diketahui oleh mereka para pecinta sejati.

Kenyataannya, mengapa rasa ingin ‘dicap lain’ serta kebencian masih saja  berperan aktif melumuri setiap daily activity membakar semua kebaikan lahir dan batin hingga menjadikannya sebuah pekerjaan sia-sia dan omong-kosong yang sebenarnya.

Sesungguhnya aku sangat merindukan tangis dan jeritan para penikmat dosa yang samar!!

*terus melupakan mereka yang telah merasakan akibat dari dosa yang samar
coretan lama (edisi Saudi):

Jambret Masjidil Harom
Sayyed Diusir Polisi Makkah

Lika Liku Jamaah Hajji Indonesia
Pengalaman Tidur Disamping Jasad Nabi
Curhat Para Pecandu xxtc :

6 Comments (+add yours?)

  1. Gerizal
    Feb 16, 2012 @ 09:51:46

    Nice word🙂

    Like

    Reply

  2. nur efendi
    Mar 25, 2014 @ 18:08:55

    nice….trimakasih saudaraku…

    Like

    Reply

  3. nur efendi
    Mar 25, 2014 @ 18:09:39

    ijin copas….

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون