Hakikat Nikmat Sejati?


Nikmat yang paling jarang dirasakan Manusia

Satu-satunya kebahagiaan sejaati datang dari sikap menghamburkan diri kita untuk satu tujuan –William Couper

Bicara tentang nikmat manusia tak pernah lepas dari yang namanya materi, semakin mudah kita mendapatkan hal tersebut maka  semakin mudah pula seseorang terjatuh dalam menghambur-hamburkan diri pada tujuan yang tidak lazim.

Sejatinya semua yang tercipta –baik itu kreasi Tuhan maupun manusia-  di dunia ini sangat bermanfaat jika kita menyadari akan hal-hal positif yang  tersimpan dalam setiap kreasinya. kelaliman, tendensi dan  pengaruh children today yang mendewa-dewakan prestise menjadikan semua hal baik menjadi terbalik dan berimbas pada mendominasinya efek negatif yang tidak pernah terfikirkan sebelumnya.  Maka nikmat  Tuhan yang manakah lagi yang  akan kita dustakan.

Jika masalah diatas saja sudah sulit untuk diapresiasi secara positif  maka layakkah kita mendapatkan nikmat-nikmat lain yang telah  Dia berikan hanya kepada orang-orang pilihanNya? Entah berapa kali kita mengeluh  tanpa ada ittikad kesungguhan yang sesungguhnya. Angan-angan terlalu tinggi memudahkan kita  melupakan segala hal yang bersifat hakiki.  Kesibukan pada hal-hal yang tidak memberikan manfaat jangka panjang dan ketenangan batin  merupakan ciri lain dari cara Tuhan menjauhkan kita dariNya.

Lalu apakah nikmat yang paling jarang dirasakan manusia itu? Mengapa kita sering terjerembab dalam nikmatnya fatamorgana kehidupan. Apakah hal ini bisa kita kaji dan jalani  tanpa melalui bimbingan sang ahli?

Mengapa sang Rasul berkata kepada para sahabatnya dengan penuh keharuan  :  jika kalian megetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan lebih banyak menangis daripada tertawa.

Nikmat ini mungkin sangat sepele dan tidak pernah terfikirkan oleh manusia pada umumnya. Nikmat yang sebenarnya melebihi  kenikmatan yang dirasakan oleh para pasangan muda  yang  sedang kasmaran yang kerap menghamburkan waktunya untuk memadu kasih atau bahkan melebihi kenikmatan  pelaku kehidupan malam yang tertawa renyah tanpa beban   dengan  gelas-gelas alkohol dan dentuman suara disco.

Lalu apakah gerangan  nikmat itu? Mengapa mayoritas nikmat ini hanya  diberikan kepada orang-orang khusus yang sangat siap dengan kehidupan apa-adanya.

Who knows….?

Salam Sayyed. penasaran? nikmati hidangan ringan berikutnya :
Para Penikmat Dosa Yang Samar!!

Hobi Umbar Aurat..hihihi

Menuhankan Kebaikan Percuma

Sayyed sang Manusia Labil

Menikmati Rasa Sombong

Bukan SURGA PARA ARTIS
Belum Layak Mendapat Syafaat Rasulullah

Pemabok Kacangan


Karena MemaNG Tidak Harus Ikhlas Beramal


Masih Butuh Surga dan Neraka

Ah 18 + ( yang Janda silahkan baca)
Kodrat Manusia Labil

Ketika Hasratmu adalah Tuhanmu

Sorga Para Artis

coretan Berikutnya (edisi Saudi):

Jambret Masjidil Harom
Sayyed Diusir Polisi Makkah

Lika Liku Jamaah Hajji Indonesia
Pengalaman Tidur Disamping Jasad Nabi
Curhat Para Pecandu lainnya :

2 Comments (+add yours?)

  1. radytiareta
    Jan 18, 2012 @ 17:13:19

    ooooo begono ea ??

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Daftar isi Celoteh @SayyedEP

https://bikailarobbi.wordpress.com/2011/08/18/daftar-isi-hati/

Group Whasttap :08.232.97766.5.5

سبحان الله

Berharap dapat menyapa dirinya disana -Muh PBUH

إنا لله وإنا إليه راجعون