‘Ain, Penyakit Misterius dan Penangkalnya!
21 Nov 2011 Leave a Comment
in Muh Theory, Uncategorized Tags: Cemburu Buta, Dengki, Hasud, Iri
Jika kita pergi melancong kedaerah-daerah Arab niscaya kita akan menemukan tembok atau pintu rumah yang di hiasi kaligrafi bertuliskan kalimat-kalimat dzikir, tahukah anda ada apa dibalik penulisan itu? Apakah sekedar variasai layaknya kaligrafi hiasan masjid yang menggaggu kehusyu’an para jamaah sholat itu, atau ada maksud lain?
Hmm ternyata ada tujuan terselubung dibalik itu semua. Khususnya bagi mereka yang memiliki harta benda yang disayanginya sehingga lebih takut untuk terkena musibah, baik dicuri maupun musibah lainnya.
Penulisan kaligrafi arab berupa sholawat Nabi dan kalimat Masya Allah la quwwata illa billah, ternyata sebuah jimat atau penangkal dari orang-orang yang iri (hasud) dan dengki (hiqd) kepada kita atas nikmat-nikmat yang telah diberikan oleh Allah swt. Mengingat ada sebuah ucapan nabi “ setiap orang yang diberi kenikmatan pasti ada yang iri kepadanya”. Dari sini kita memahami bahwa iri atau bahasa gaulnya sirik. Memang sudah diciptakan bersamaan dengan anugrah yang diberikan.
Penyakit hati yang bisa menyebabkan kehancuran atau hilangnya nikmat pada kita ini di istilahkan dalam bahsa arab dengan marad ain “penyakit ain” ( bukan penyakit mata) tapi penyakit yang timbul dari pandangan mata seseorang terhadap nikmat-nikmat yang kita punya, sehingga pandangan tersebut akan menyebabkan hancur atau hilangnya barang-barang yamng kita miliki.
Sebagai penangkalnya maka orang-orang Arab menulisakan Sholawat Nabi atau kalimat-kalimat dzikir agar ketika orang-orang yang syirik (iri) melihat harta benda atau rumah kita, mereka tidak lagi iri atau menghendaki kehancuran kepada kita sebealiknya mereka akan membaca dzikir dan sholawat nabi yang kita tulis didinding rumah kita dengan harapan mereka sadar.
Penyakit Ain ini benar-benar nyata dan terjadi, tak heran jika Ibnu Hajar Al-astqalani dalam syarah Bukharinya menyebutkan bab Ruqyatul Ain ( Bab obat penangkal Ain) secara khusus, mengingat pentingnya menghilangkan penyakit hati berupa iri dan dengki ini.
Menguatkan kajian ini salah satu cucu Rasulullah dari Fatimah ra, al-Imam Ja’far Sadiq berkata: barang siapa memiliki sesuatu yang disenanginya dan tidak menginginkan sesuatu itu rusak atau hilang maka ucapkanlah : Masya Allah La quwwata illa billah.
Semoga kita semua terhindar dari orang-orang yang hasud iri dan dengki.. n semoga semua nikmat kita awet dan bukan istidraj.
Referensi : Syarh Bukhari, n Tabaqat kubra Sya’rani



![Absolutely incredible bling-bling vehicles 09[2] Absolutely incredible bling-bling vehicles 09[2]](http://farm7.staticflickr.com/6118/6346164315_4a2f5c3f53_t.jpg)


Komentar